medcom.id, Jakarta: Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebut kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz ke Indonesia menunjukkan hubungan baik antarnegara. Kedatangan itu memperlihatkan kedekatan hubungan antarteman lama.
"Mengulang apa yang dikatakan Raja Faisal (Faisal bin Abdulaziz) dulu, bahwa hubungan Indonesia dan Aaudi adalah hubungan lama," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senatan, Jakarta, Jumat 24 Februari 2017.
Fahri mengatakan, kedatangan itu juga menunjukkan hubungan pertemanan yang harus dijalin di tengah dunia yang dipisahkan dengan blok.
"Saya kira simbolik sekali yang beliau lakukan. Saya kira ini baik di antara dunia yang penuh blok-blok kita butuh banyak teman untuk menghadapi krisis dunia di bidang politik hukum keamanan ekonomi," jelas dia.
Raja Salman dijadwalkan datang ke Indonesia pada 1-9 Maret 2017. Selain bertandang ke Istana Negara, dia juga dijadwalkan memberikan pidato di Ruang Rapat Paripurna 1, Gedung Kura-kura.
Fahri menjelaskan, ada sejumlah hal yang bakal disampaikan Raja Salman. Misalnya, kata dia, pesan dari sikap dan pandangan Arab Saudi terhadap situasi dunia saat ini.
"Tentu tentang Islam juga karena apa pun Saudi adalah satu Kerajaan Islam di antara yang memiliki simbol-simbol keagamaan paling banyak," beber dia.
Raja Salman juga bakal bicara khusus tentang hubungan Indonesia -Arab Saudi.
medcom.id, Jakarta: Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebut kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz ke Indonesia menunjukkan hubungan baik antarnegara. Kedatangan itu memperlihatkan kedekatan hubungan antarteman lama.
"Mengulang apa yang dikatakan Raja Faisal (Faisal bin Abdulaziz) dulu, bahwa hubungan Indonesia dan Aaudi adalah hubungan lama," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senatan, Jakarta, Jumat 24 Februari 2017.
Fahri mengatakan, kedatangan itu juga menunjukkan hubungan pertemanan yang harus dijalin di tengah dunia yang dipisahkan dengan blok.
"Saya kira simbolik sekali yang beliau lakukan. Saya kira ini baik di antara dunia yang penuh blok-blok kita butuh banyak teman untuk menghadapi krisis dunia di bidang politik hukum keamanan ekonomi," jelas dia.
Raja Salman dijadwalkan datang ke Indonesia pada 1-9 Maret 2017. Selain bertandang ke Istana Negara, dia juga dijadwalkan memberikan pidato di Ruang Rapat Paripurna 1, Gedung Kura-kura.
Fahri menjelaskan, ada sejumlah hal yang bakal disampaikan Raja Salman. Misalnya, kata dia, pesan dari sikap dan pandangan Arab Saudi terhadap situasi dunia saat ini.
"Tentu tentang Islam juga karena apa pun Saudi adalah satu Kerajaan Islam di antara yang memiliki simbol-simbol keagamaan paling banyak," beber dia.
Raja Salman juga bakal bicara khusus tentang hubungan Indonesia -Arab Saudi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)