Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bersama ulama Aceh--Medcom.id/Yogi Bayu Aji.
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bersama ulama Aceh--Medcom.id/Yogi Bayu Aji.

Ulama Aceh Ingin Pemerintah Bentuk Kementerian Pondok Pesantren

Nasional pondok pesantren
Yogi Bayu Aji • 11 Mei 2018 14:32
Banda Aceh: Ulama Aceh meminta pemerintah membentuk kementerian pendidikan pondok pesantren. Hal itu diungkapkan dalam silaturahmi dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.
 
"Kami minta Presiden (Joko Widodo) untuk menganugerahkan kementerian pondok pesantren," kata Walid Nurul Zahri, salah satu ulama Aceh, pada pertemuan di Hotel Kyriad Muraya Aceh, Banda Aceh, Aceh, Jumat, 11 Maei 2018.
 
Menurut dia, saat ini, pemerintah sudah sudah membentuk dinas hingga badan yang mengurus pesantren. Untuk itu, badan itu sebaiknya ditingkatkan menjadi kementerian. "Apa salahnya dibentuk kementerian khusus menangani pesantren. Kami enggak rengek-rengek lagi ke Kementerian Agama. Coba bisikan ke Presiden Jokowi," jelas dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Walid menjelaskan suara ini juga sudah disuarakan para ulama Jawa Timur. Usulan ini dianggap penting karena pondok pesantren paling baik untuk untuk pembelajaran moral bagi generasi muda.
 
Selain soal pesantren, ulama Aceh juga mendesak pemerintah meningkatkan kerja sama ulama dan umara. Pemerintah juga diharap mendukung syiar Islam di Aceh.
 
"Pemerintah diharap memberdayakan pesantren dengan menghibahkan lahan untuk pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan pembangunan irigasi," jelas dia.
 

 
Sementara itu, Surya Paloh memastikan akan menyampaikan aspirasi para ulama Aceh kepada Presiden. Dia yakin usulan ini akan didengar Jokowi. "Kalau perlu kementerian, kenapa enggak buat. Ada 25 ribu pondok pesantren. Kalau cocok, gampanglah. Kalau ada kementerian kan ada standarnya untuk pesantren," jelas dia.
 
Surya pun mendorong agar Islam lil alamin bisa terus disuarakan. Untuk iti, usulan para ulama akan diperjuangkan." Ini amanah buat saya, perintah orang tua saya," kata dia.
 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif