Jakarta: Wakil Presiden ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) sempat memberi masukkan soal bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Anies Baswedan. Namun, saran yang disampaikan politikus senior partai lambang pohon beringin itu disebut di luar sikap Partai Golkar.
"Di luar (sikap resmi partai)," kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 30 Maret 2023.
Ace menekankan bahwa Golkar sudah punya sikap yang termaktub dalam hasil musyawarah nasional 2019. Salah satunya yakni mencalonkan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai calon presiden (capres) 2024.
"Kan Golkar sudah punya hasil musyawarah nasional itulah yang jadi pegangan partai Golkar," ujar Ace.
Sebelumnya, Jusuf Kalla, berbicara soal kriteria bakal cawapres pendamping Anies Baswedan. Menurut dia, bakal cawapres itu mesti figur yang mampu mendongkrak perolehan suara.
Kalla enggan mengusulkan figur tertentu yang cocok berpasangan dengan Anies. Hal itu tergantung Anies beserta Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
"Pasti tergantung Pak Anies saja mana dan partai-partai (koalisi) mana yang cocok," ucap Kalla usai menghadiri Buka Puasa Bersama NasDem di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Sabtu malam, 25 Maret 2023.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id.
Jakarta: Wakil Presiden ke-12 RI,
Jusuf Kalla (JK) sempat memberi masukkan soal bakal calon wakil presiden (
cawapres) pendamping
Anies Baswedan. Namun, saran yang disampaikan politikus senior partai lambang pohon beringin itu disebut di luar sikap
Partai Golkar.
"Di luar (sikap resmi partai)," kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 30 Maret 2023.
Ace menekankan bahwa Golkar sudah punya sikap yang termaktub dalam hasil musyawarah nasional 2019. Salah satunya yakni mencalonkan Ketua Umum Partai Golkar
Airlangga Hartarto sebagai calon presiden (
capres) 2024.
"Kan Golkar sudah punya hasil musyawarah nasional itulah yang jadi pegangan partai Golkar," ujar Ace.
Sebelumnya, Jusuf Kalla, berbicara soal kriteria bakal cawapres pendamping Anies Baswedan. Menurut dia, bakal cawapres itu mesti figur yang mampu mendongkrak perolehan suara.
Kalla enggan mengusulkan figur tertentu yang cocok berpasangan dengan Anies. Hal itu tergantung Anies beserta Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
"Pasti tergantung Pak Anies saja mana dan partai-partai (koalisi) mana yang cocok," ucap Kalla usai menghadiri Buka Puasa Bersama NasDem di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Sabtu malam, 25 Maret 2023.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABK)