NasDem Tolak Kaca Antipeluru Gedung DPR
Ilustasi Gedung DPR. Foto: MI/Susanto.
Jakarta: Partai NasDem tak sepakat dengan wacana pemasangan kaca antipeluru di gedung DPR. Politikus Partai NasDem Ahmad Sahroni meminta polemik insiden peluru nyasar di DPR RI yang mengarah pada isu  relokasi dan pemasangan kaca antipeluru diakhiri.
 
"Sebelum kita berdebat apakah lapangan tembak perlu direlokasi atau tidak, lebih baik coba kita pikirkan dulu apakah SOP (standar operasional prosedur) yang harus dirombak total diperkuat. Kita coba evaluasi bersama," kata Sahroni saat dihubungi wartawan, Selasa, 23 Oktober 2018.
 
Ia tak sepakat kaca gedung DPR diganti. Selain membebani APBN, sistem yang ada belum dibenahi. Kalaupun kaca DPR dilapisi anti peluru, insiden yang sama akan tetap berulang dalam bentuk lain.
 
"Kita harus memastikan sistem yang ada di Perbakin sudah baik. Perbakin harus membuat SOP yang lebih tegas. Solusi kaca antipeluru untuk gedung DPR hanya buang-buang APBN," ujarnya.

Baca: Gedung DPR Diusulkan Dilapisi Kaca Film Antipeluru

Menurutnya, kasus peluru nyasar ke Gedung DPR seharusnya dibesar-besarkan. Apalagi mengaitkannya Pemilu 2019.
 
"Jangan ada yang menggoreng isu ini. Kita sudah terlalu sering menganggap hal-hal kecil menjadi lebih besar dan tak terkendali. Peluru nyasar ini bisa memicu prasangka yang besar," katanya.






(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id