Menkominfo Johnny G Plate. Foto: Dok Medcom
Menkominfo Johnny G Plate. Foto: Dok Medcom

Menkominfo: Pembangunan IKN Terapkan 3 Pendekatan Kesetaraan Akses

Nasional Ibu Kota Baru Johnny Gerard Plate IKN Nusantara Ibu Kota Negara (IKN)
Antara • 23 April 2022 11:07
Jakarta: Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Gerard Plate mengungkapkan pemerintah gunakan tiga pendekatan agar pembangunan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dapat menciptakan kesetaraan akses bagi seluruh masyarakat. Tiga pendekatan pembangunan itu yakni sebagai Forest City, Sponge City, dan Smart City
 
"Untuk Smart City, IKN Nusantara akan memaksimalkan peluang digital kawasan dan menjalankan berbagai inisiatif-inisiatif cerdas di berbagai bidang. Seperti di bidang akses dan mobilitas, lingkungan hidup, keamanan dan keselamatan, sektor publik dan pemerintahan, sistem perkotaan, dan juga kelayakan huni dan kedinamisan," ujar Johnny dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 23 April 2022.
 
Johnny menilai IKN Nusantara bakal menjadi simbol identitas bangsa atau negara yang diwujudkan melalui pembangunan ruang-ruang fisik. Selain itu, menunjukkan visi Indonesia mendukung pembangunan berkelanjutan dan sejalan dengan transformasi digital.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


IKN Nusantara dijanjikan menjadi angin segar bagi masyarakat. Sekaligus, menjadi contoh konkret kesetaraan pembangunan kawasan Barat dan Timur Indonesia.
 
"Ibu Kota Nusantara juga merepresentasikan ide kemajuan yang inklusif, Bhineka Tunggal Ika dengan visi pengembangan sebagai new smart metropolis atau kota cerdas yang mengintegrasikan aspek teknologi informasi dan komunikasi. Untuk menjadi pusat inovasi yang mengkonsolidasikan pertumbuhan dan membawa Indonesia makin melesat maju," papar dia.
 
Baca: Peraturan Turunan IKN Sudah Ditandatangani Jokowi
 
Kehadiran IKN Nusantara diharapkan juga menjadi solusi atas tantangan yang dihadapi Indonesia. Termasuk, tantangan pemerataan ekonomi.
 
Johnny mengungkapkan data pemerintah terkait struktur ekonomi Indonesia secara spasial memang didominasi oleh kawasan Indonesia barat, khususnya di Pulau Jawa yang mencapai kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 57,8 persen. Disusul Pulau Sumatra dengan 21,7 persen. Sementara, untuk kawasan Timur yaitu Maluku dan Papua tercatat baru memberikan kontribusi sebesar 2,49 persen.
 
"Hal ini menunjukkan masih besarnya dominasi pulau Jawa dalam porsi ekonomi Indonesia. Urgensi lain dari pentingnya pemindahan ibukota negara adalah karena sampai dengan saat ini Indonesia masih menghadapi tantangan ketimpangan ekonomi antar wilayah," ujar Johnny.
 
Ia menyadari upaya pemerintah mengikis isu kesenjangan ekonomi menjadi pekerjaan rumah besar bagi Indonesia. Makanya, pembangunan IKN menjadi terobosan besar dan realisasi konkret keputusan Pemerintah Pusat dalam mewujudkan pembangunan dan pertumbuhan nasional yang lebih merata.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif