Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat mengisi materi Workshop Nasional kepada 1.800 anggota dewan Fraksi NasDem. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat mengisi materi Workshop Nasional kepada 1.800 anggota dewan Fraksi NasDem. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

Wujudkan Negara Adidaya ala Ridwan Kamil

Nasional Kongres NasDem
Arga sumantri, Fachri Audhia Hafiez • 10 November 2019 16:32
Jakarta: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut tiga cara agar Indonesia menjadi negara adidaya. Emil, sapaan akrabnya, menyampaikan langkah-langkahnyasaat mengisi materi Workshop Nasional kepada 1.800 anggota dewan Fraksi NasDem.
 
Ridwan Kamil memberikan awalan dengan mengingatkan kebermanfaatan anggota dewan kepada masyarakat. Karena itulah yang menjadi kunci dalam menjalankan tugas dan amanah sebagai wakil masyarakat.
 
"Hakikat kita sebagai aggota dewan itu niatkan diri sebagai ibadah. Kemuliaan kita bukan dari jabatan kita, tetapi dari perbuataan kita. Buat apa jadi anggota dewan/gubernur kalau masyarakat tidak merasakan manfaatnya. Lebih baik jadi ketua RT yang memberikan manfaat kepada masyarakat," tutur Emil di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu, 10 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam menjadikan negara yang sejahtera, makmur, dan kuat, sebut Emil, ada tiga hal yang harus dijalankan dan tingkatkan oleh anggota legislatif maupun eksekutif. Pertama, menjaga stabilitas ekonomi Indonesia.
 
"Syarat utama yang pertama adalah ekonomi harus dijaga lima persen (stabil) dengan didukung infrastruktur yang telah dibangun pemerintah dan penerapan digitalisasi pada pembangunan masyarakat, seharusnya kita mampu mencapai itu," tuturnya.
 
Emil menambahkan, pengaruh teknologi dalam menjaga stabilitas juga penting."Misalkan di Balai Desa itu saya pasang alat digital bekerja sama dengan startup Tokopedia. Agar masyarakat desa bisa langsung menjual produknya ke seluruh Indonesia melalui digital," terangnya.
 
Selanjutnya yang kedua adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, salah satunya dengan kemampuan berbahasa Inggris untuk masyarakat Indonesia.
 
"Sebenarnya kualitas SDM Indonesia itu tidak kalah dengan negara asing misalkan Vietnam, kelemahan kita hanya satu kita masih minim kualitas bahasa Inggrisnya. Oleh karena itu maka perlu hadirnya kebijakan-kebijakan yang mengarah ke arah sana," ucap Emil.
 
Ketiga adalah menjaga perdamaian, karena menurutnya, tidak akan ada pembangunan kalau tidak ada perdamaian. Perlu adanya usaha memastikan perdamaian demi mendorong kemajuan bangsa dan negara.
 
"Jangan sampai negara ini bubar, ada negara yang bubar? Ada, Yugoslavia. Kenapa? Karena setiap daerahnya tidak dapat menjaga kondusifitasnya masing-masing. Maka negara tersebut bubar, karena terjadi peperangan yang tidak berkesudahan, kerusuhan yang tidak terselesaikan," terang dia.
 
Oleh karena itu dia berharap kepada para anggota DPR Fraksi NasDem dan kader-kader Partai NasDem se-Indonesia untuk turut menjaga perdamaian bangsa Indonesia. "Maka dari itu kepada anggota dewan Partai NasDem dan kader NasDem untuk dapat melawan hasutan-hasutan tersebut, untuk mewujudkan restorasi, saya percaya itu," harapnya.
 
Dengan memahami konsep itu, diharapkan Indonesia negara adidaya 2045 dapat terwujud dengan mudah."Saya menitipkan kita pulang ke daerah fokus pembangunan kita untuk pada pembangunan sumber daya manusia. Karena kuncinya itu," pungkasnya.
 

(HUS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif