Ridwan Hisjam jadi penantang tunggal Airlangga. Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.
Ridwan Hisjam jadi penantang tunggal Airlangga. Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.

Ridwan Hisjam Jadi Penantang Tunggal Airlangga

Nasional munas golkar
Whisnu Mardiansyah • 04 Desember 2019 05:47
Jakarta: Satu per satu bakal calon ketua umum Partai Golkar mengundurkan diri dari bursa pencalonan caketum. Tersisa satu nama Ridwan Hisjam yang menjadi penantang tunggal calon petahana Airlangga Hartarto di Munas X Partai Golkar.
 
Ditemui di sela-sela Munas X Partai Golkar di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan, Ridwan bertekad tetap maju. Ia tak bergeming meski satu per satu bakal calon lainnya mundur dari bursa pencalonan.
 
"Alasan apa mengundurkan diri?," kata Ridwan di Hotel Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Selasa, 3 Desember 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mantan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur itu siap mengikuti setiap tahapan pencalonan. Ia menolak jika keputusannya tetap maju demi mencegah kemungkinan aklamasinya petahana Airlangga Hartarto.
 
"Enggak mundur, aku enggak pernah teken surat. Saya akan ikuti tahapannya sampai tahap dukungan. Kita serahkan kepada peserta pemilik suara," tegas Ridwan.
 
Meski belum mendapatkan dukungan dari 30 persen pemilik suara, ia akan tetap menyampaikan visi dan misi kepada peserta Munas. Namun menurutnya untuk saat ini lobi-lobi ke DPD belum bisa dilakukan lantaran belum disahkannya ia sebagai calon ketua umum oleh panitia komite pemilihan.
 
"Nanti kalau sudah disahkan saya akan melakukan pendekatan ke DPD," tuturnya.
 
Sebelumnya dua penantang Airlangga Hartarto memutuskan mengundurkan diri dari pertarungan merebutkan kursi Golkar-1. Dua penantang yang memutuskan mundur tersebut antara lain Bambang Soesatyo dan Agun Gunandjar Sudarsa.
 
Agun menyusul Bamsoet mundur dari bursa calon ketua umum Partai Golkar. "Pukul 4 sore tadi saya sudah menyatakan mundur," kata Agun.
 
Agun melihat suasana Munas kali ini cukup kondusif, berbeda dengan Munas sebelumnya. Ia menjamin pada Munas kali ini sama sekali tak ada intervensi dari pemerintah.
 
Selain itu ia melihat adanya upaya rekonsiliasi antara kubu Bamsoet dengan Airlangga. Ia juga memilih mundur setelah mendapat jaminan bahwa partai akan solid dan dijalankan secara demokratis.
 
"Prinsipnya saya sudah mundur dan untuk memenuhi itu secara administratif baru saya yang mendatangani surat pernyataan diatas materai bahwa saya mundur sebagai calon," ucap Agun.
 

(HUS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif