Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj. Foto: Medcom.id/Anggi Tondi Martaon
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj. Foto: Medcom.id/Anggi Tondi Martaon

Ketum PBNU Tolak Pemulangan WNI Eks ISIS

Nasional isis WNI Gabung ISIS
Anggi Tondi Martaon • 08 Februari 2020 16:54
Jakarta: Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj tegas menolak wacana pemulangan 660 warga negara Indonesia eks ISIS. Mereka secara sadar tidak mengakui lagi kewarganegaraannya saat bergabung dengan ISIS.
 
"Pada prinsipnya, sudah meninggalkan kewarganegaraan dengan kemauan sendiri. Ngapain diterima lagi?" kata Said Aqil di Gedung PBNU di Jalan Kramat, Jakarta, Sabtu, 8 Februari 2020.
 
Dia pun tidak mempermasalahkan jika eks ISIS tersebut menjadi orang tanpa warga negara. Menurutnya, banyak negara menolak kedatangan warganya sudah bergabung dengan ISIS .

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saudi menolak warganya. Masa kita menerima," sebutnya.
 
Dia mengajak agar seluruh pihak tidak perlu berlaku ramah masih berpikir untuk eks ISIS. Mereka, kata Said Aqil, sudah salah besar sejak bergabung dengan ISIS karena kelompok tersebut identik dengan teror dan kejahatan kejam.
 
"Ngapain diramahin," ujar dia.
 
Ada sekitar 600 WNI eks ISIS di luar negeri. Rinciannya, 47 berstatus tahanan dan sebagian besar dari 553 WNI berada di kamp pengungsian.
 
Rencananya mereka akan dideportasi ke Indonesia. Pemulangan mereka menuai polemik, sebab ditakutkan akan membawa ajaran radikalisme itu ke Indonesia.
 

 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif