Ngabalin Sebut Pernyataan Prabowo Sampah
Tenaga Ahli Deputi IV Kantor Staf Kepresdienan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin. ANT/Puspa Perwitasari.
Jakarta: Tenaga Ahli Deputi IV Kantor Staf Kepresdienan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menepis pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menyebut BUMN menjadi sapi perah pemerintah dalam membiayai ongkos politik di Pilkada 2018. Bahkan, ia menyebut pernyataan itu tak lebih berharga ketimbang sampah.

"Anak SD kelas enam saja akan tertawa pasti mendengar pernyataannya. Karena bagaimana mungkin ada pernyataan sampah murah seperti itu keluar dari seorang seperti Prabowo. Pendek itu jawabannya kasihan," kata Ngabalin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 25 Juni 2018.

Menurut dia, pejabat BUMN sulit korupsi di era keterbukaan informasi seperti sekarang. Karena itu, ia menilai tak masuk akal jika ada uang haram dari BUMN untuk membiayai ongkos politik pilkada.


"Emang orang merampok nih, hari-hari BUMN orang bisa merampok dengan keterbukaan kayak begini! (ini) medsos apa segala macam pengawasan, apakah orang bisa merampok kira-kira. Sesuatu tidak masuk akal," ujar mantan tim sukses Prabowo-Hatta pada 2014 itu.

Menurut dia, pernyataan Prabowo itu semata hanya untuk menaikkan elektabilitasnya. Sehingga, mantan Danjen Kopassus itu bisa mendapat tiket untuk maju sebagai calon presiden di Pilpres 2019.

"Tapi enggak apa-apa dalam rangka mengangkat elektabilitas dan mencari kuasa yang banyak, ya enggak apa-apa," pungkas dia.

Prabowo sebelumnya menuding pemerintah saat ini memanfaatkan anggaran dari BUMN untuk bayar ongkos politik. Dampaknya perekonomian bangsa merugi. Dia mencontohkan adanya pemanfaatan anggaran dana BUMM atau penggelembungan dana proyek dari jumlah resminya.



(DRI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id