Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Medcom.id/Fachri
Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Medcom.id/Fachri

PPP Indikasikan KIB Akan Membesar

Media Group News • 31 Maret 2023 19:47
Jakarta: Ketua DPP Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi mengaku Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) belum membahas pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Sebaliknya ia mengindikasikan KIB akan membesar.
 
"Belum ya, soal capres-cawapres masih lama, kita lihat saja dinamika di lapangan. Ya nanti habis lebaran lah kita bicara lagi. Sebentar lagi. Sekarang fokus ibadah dulu ya. Tapi memang kan komitmen kita dari awal bahwa KIB ini tidak hanya dicukupkan dengan tiga partai saja," kata Baidowi kepada Media Indonesia, Jumat, 31 Maret 2023.
 
Diketahui KIB dibentuk oleh Partai Golkar, PPP, dan Partai Amanat Nasional (PAN). Meski belum mau membocorkan partai politik mana yang akan bergabung, Baidowi terus menerus menyebut nama PDI Perjuangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Politik itu serba kemungkinan. Bisa jadi KIB bergabung dengan partai mana, bisa juga dengan PDIP. Karena KIB ini ingin menambah kekuatan baik itu partai politik (parpol) parlemen maupun parpol non parlemen," ungkap Baidowi.
 
Baca juga: PKB dan Gerindra Deklarasi Bakal Capres-Cawapres pada Mei 2023

Menanggapi kehadiran elit politik di NasDem Tower, Sabtu, 25 Maret lalu, Baidowi menyangkal KIB akan bergabung dengan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). KPP gabungan dari NasDem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).  
 
"Publik tahu, PDIP kan juga hadir disitu, kenapa enggak disebut? Artinya kalau itu merupakan sinyal Golkar mau ke Koalisi Perubahan ya salah besar. Wong Wakil Ketua Umum (Waketum) PPP juga hadir kesana. Itu artinya undangan buka puasa bersama, bukan buka puasa politik," tutur Baidowi.
 
PPP, kata Baidowi, menyambut parpol manapun yang ingin bergabung ke KIB. Dengan catatan, melanjutkan visi misi KIB, bukan memulai dari nol lagi. (Rona Marina Nisaasari)
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 
(END)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif