KH. Salahudin Wahid (Gus Solah). Foto: Antara/Syaiful Arif
KH. Salahudin Wahid (Gus Solah). Foto: Antara/Syaiful Arif

Gus Solah Ingin Presiden Tetap Dipilih Rakyat

Nasional Amendemen UUD 45
Candra Yuri Nuralam • 30 November 2019 17:43
Jakarta: Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Salahuddin Wahid (Gus Solah) menyoroti usulan presiden dipilih MPR yang dicetuskan Pengurus Besar NU (PBNU). Gus Solah beda pendapat dengan PBNU dan menghendaki presiden tetap dipilih langsung.
 
"Dari segi substansi, saya pikir sebaiknya tetap pemilihan langsung," kata Gus Solah di kediamannya Jalan Bangka, Tendean, Jakarta Selatan, Sabtu, 30 November 2019.
 
Gus Solah mengaku tak tahu ada kesepakatan dalam PBNU terkait keputusan mengusulkan presiden dipilih MPR. Menurut dia, pernyataan itu harusnya didahului forum rapat besar, bukan hanya kesepakatan rapat harian pengurus. Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombangitu pun meminta jajaran Tanfidziyah dan Syuriyah NU turun tangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mestinya dibawa ke Muktamar menurut saya. Terlalu penting untuk dibicarakan hanya oleh pengurus harian menurut saya. Jadi itu dari segi prosedural ya," ucap cucu pendiri NU Kiai Haji Hasyim Asy'ari itu.
 
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sempat mengusulkan presiden dan wakil presiden kembali dipilih MPR. Rekomendasi PBNU kepada MPR itu berdasarkan hasil musyawarah alim ulama di Pondok Pesantren Kempek Cirebon, Jawa Barat, pada 2012.
 
"Intinya, PBNU merasa pemilihan presiden dan wapres (wakil presiden) lebih bermanfaat, bukan lebih baik, lebih tinggi kemaslahatannya, lebih baik dikembalikan ke MPR ketimbang (dipilih rakyat) langsung," kata Ketua MPR Bambang Soesatyo usai bertemu Ketua PBNU Said Aqil Siroj, Rabu, 27 November 2019.
 
Sementara itu, Istana Kepresidenan menegaskan presiden tetap harus dipilih langsung rakyat. Presiden Joko Widodo tak mau sistem pemilihan presiden dikembalikan kepada MPR.
 
"Beliau (Jokowi) tegas mengatakan, 'Saya lahir dari pemilihan presiden secara langsung. Karena itu, saya akan tetap mendukung pemilihan presiden secara langsung, tidak melalui MPR'," kata juru bicara Presiden Fadjroel Rachman.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif