Abraham Samad Bantah 'Melamar' PKS
Mantan Ketua KPK Abraham Samad di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Kamis, 24 Mei 2018. Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen
Jakarta: Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menyambangi kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ia membantah kunjungannya sebagai upaya 'melamar' ke PKS agar didukung menjadi calon presiden atau calon wakil presiden. 

"Enggak ada melamar. Jadi kita bersilaturahmi, ini ramadan. Kemudian di dalam diskusi itu tadi kita diskusikan tentang kebangsaan," kata Abraham di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Kamis, 24 Mei 2018. 

Sementara itu, Presiden PKS Sohibul Iman menyambut positif kunjungan Samad. Sohibul mengaku banak berdiskusi dengan Samad soal pemberantasan korupsi. 


"Pak Abraham bicara pengalaman tentang beliau sebagai ketua KPK dulu ya beliau melihat ke depan sebetulnya pemberantasan korupsi itu bisa dilakukan. Itu saja tukar menukar pandangan," ujar Sohibul.

Namun, Sohibul tak menampik, Abraham juga mengungkapkan ingin mencalonkan diri sebagai presiden di pemilu 2019. Ia pun mengapresiasi niatan itu.

Sohibul mengaku telah menjelaskan pula kepada Samad soal aturan pemilu yang ada. Salah satunya, soal aturan ambang batas parlemen 20 persen. "Saya kira ini satu hal yang memang harus dilewati oleh siapa pun yang nyalon. Dan PKS posisinya cuma punya 6 persen," ujar Sohibul.

Sohibul belum mau sesumbar soal pengusungan Samad di pertemuan perdana ini. Ia menegaskan PKS punya mekanisme internal untuk mengusung capres atau cawapres. "Baru saja ketemu. Kan itu harus ada Majelis Syuro. Nanti kita sampaikan di Majelis Syuro," ujarnya



(AGA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id