Pengesahan RUU Pilkada

Dipecat dari Golkar, Poempida Bertekad Mbalelo

Dheri Agriesta • 25 September 2014 14:30
medcom.id, Jakarta: Partai Golkar tidak akan solid dalam mendukung Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui DPRD. Salah seorang legislatornya yang sudah mantap akan menolak pilkada melalui DPRD adalah Poempida Hidayatullah.
 
Poempida yang hadir dalam penentuan nasib Rancangan Undang-Undang Pilkada ini menegaskan akan mendukung Pilkada langsung dan menolak pengesahan RUU Pilkada.
 
"Saya tidak berubah, mendukung Pilkada langsung. Fraksi sudah tahu itu kok," tegas Poempida di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (25/9/2014).

Menurut dia, sebagai anggota dewan yang dipilih oleh rakyat di daerah pemilihannya dalam Pemilu Legislatif lalu, sehingga kini dapat duduk di kursi DPR. Ia tidak ingin mengecewakan rakyat dengan tidak melanggar aspirasi rakyat yang menginginkan Pilkada langsung.
 
Poempida mengaku keputusan ini diambil setelah dirinya terjun langsung ke Provinsi Sumatera Barat, dimana tempat dirinya terpilih menjadi anggota DPR. Menurutnya, mayoritas pendukungnya menolak Pilkada dilakukan secara tidak langsung.
 
"Saya tidak dapat melanggar sumpah jabatan saya. Pilkada langsung adalah aspirasi rakyat banyak. Saya disumpah untuk memperjuangkan aspirasi itu. Di Dapil saya itu 76 persen mengingkan Pilkada langsung," kata dia.
 
Dengan sikap berbeda atas keputusan DPP Golkar, Anggota Komisi IX DPR RI ini tidak takut dengan reaksi keras yang diambil Partai Golkar terhadap dirinya. 
 
"Saya sudah disanksi, sudah dipecat. Jadi apalagi sanksi yang saya takutkan? Mau dipecat lagi?" ujarnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LHE)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>