Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara peluncuran 'Core Values ASN Berakhlak dan Employer Branding ASN Bangga Melayani Bangsa,' Selasa, 27 Juli 2021. Foto: BPMI
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara peluncuran 'Core Values ASN Berakhlak dan Employer Branding ASN Bangga Melayani Bangsa,' Selasa, 27 Juli 2021. Foto: BPMI

Presiden: Doa Jadi Senjata Mukmin

Nasional Jokowi Virus Korona Joko Widodo presiden joko widodo covid-19 pandemi covid-19 HUT ke-76 RI HUT 76 RI
Antara • 01 Agustus 2021 23:25
Jakarta: Presiden Joko Widodo menyebut doa dapat membuat orang beriman memiliki kekuatan untuk membangkitkan harapan. Hal ini dianggap penting dalam masa pandemi covid-19.
 
"Sebagai bangsa yang berketuhanan Yang Maha Esa, doa adalah senjata orang mukmin. Penguat dan penyembuh. Sebagai kekuatan mahadahsyat untuk membangkitkan harapan dan optimisme," ujar Jokowi dalam Zikir dan Doa Kebangsaan 76 Tahun Indonesia Merdeka di Jakarta, Minggu, 1 Agustus 2021.
 
Menurut dia, pada acara itu, tokoh lintas agama berhimpun melantunkan doa untuk bersyukur kepada Allah SWT atas anugerah kemerdekaan Indonesia. Acara ini sekaligus untuk memohon pertolongan Allah agar Indonesia segera terbebas dari pandemi covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menyampaikan tokoh lintas agama juga memohon kepada Tuhan agar bangsa mendapat cahaya terang untuk melanjutkan perjalanan menuju Indonesia maju. Jokowi juga berterima kasih atas bantuan pemuka agama yang mengajak umat mematuhi protokol kesehatan.
 
Baca: Dijegal Akibat Covid-19, Calon Paskibraka Asal Mamaka Lapor ke Ombudsman
 
"Membantu percepatan vaksinasi serta membimbing dan mendampingi umat melalui situasi yang sulit ini," jelas Kepala Negara.
 
Presiden mengajak seluruh pihak mengingat kemerdekaan yang dinikmati hari ini ialah berkat rahmat Allah SWT sebagai buah perjuangan para syuhada. Hal ini hasil semangat persatuan dan kebersamaan dari seluruh anak bangsa tanpa mengenal perbedaan suku, agama, dan golongan.
 
Jokowi percaya semangat kebersamaan dan gotong-royong yang diwarisi pendiri bangsa akan selalu melekat dalam jiwa rakyat Indonesia. Laksana api, semangat ini dipercaya akan menyala-nyala, terutama di saat bangsa dan negara menghadapi ujian dan tantangan. 
 
"Saat ini negara kita sedang menghadapi ujian sangat berat yaitu pandemi covid-19. Karena itu, saya mengajak seluruh elemen bangsa untuk bergandengan tangan merapatkan barisan bahu-membahu melakukan ikhtiar lahir maupun batin. Bersama-sama menghadapi pandemi covid-19," jelas Presiden.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif