Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Pemerintah dan DPR Cetak Tujuh UU Sebelum Akhir 2020

Nasional ruu dpr DPR RI
Kautsar Widya Prabowo • 10 Oktober 2020 15:27
Jakarta: Ketua Program Studi Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Fitra Arsil menyebut pemerintah dan DPR menunjukkan komitmen di ranah pembuatan undang-undang (UU). Sebanyak tujuh UU disahkan sebelum tutup tahun.
 
"Inilah kebangkitan prestasi legislasi DPR dan (pemerintah) saya kutip dari web DPR, sampai Oktober ada enam (UU), dan dengan UU Cipta Kerja jadi tujuh," ujar Fitra melalui diskusi Forum Salemba UI, Jakarta, Sabtu, 10 Oktober 2020.
 
Fitra menilai jumlah regulasi yang telah disahkan tidak seperti periode sebelumnya. Dari 40 rancangan undang-undang (RUU) dalam program legislasi nasional (prolegnas) hanya disahkan tiga UU pada 2015.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, pada 2016 terdapat 60 rancangan undang-undang di prolegnas dan 12 UU yang disahkan. Adapun pada 2017 yakni 53 RUU di prolegnas dan enam UU disahkan.
 
Sebanyak 43 RUU masuk prolegnas 2018 dan lima UU disahkan. Adapun 55 RUU di prolegnas 2019 dan 14 UU disahkan.
 
Pembuatan UU pada 2019 itu dilatarbelakangi akhir masa jabatan anggota dewan. Kondisi tersebut digunakan anggota dewan periode lama menggunakan sistem cepat dalam mengesahakan sejumlah UU.
 
"Ada satu kali masa sidang pada pertengahan Agustus sampai Oktober 2019 terjadi sistem kebut, termasuk UU KPK lahir menjadi kontroversi," kata Fitra.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif