Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik (tengah)/Medcom.id/Yurike
Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik (tengah)/Medcom.id/Yurike

Begini Detail Penunjukan Pj Kepala Daerah

Nasional Kemendagri ASN Kepala Daerah Penjabat kepala daerah Pejabat Negara
Kautsar Widya Prabowo • 13 Mei 2022 16:47
Jakarta: Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membeberkan detail tata cara penunjukan penjabat (pj) kepala daerah. Proses penunjukan ditempuh sesuai Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
 
Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Otda Kemendagri) Akmal Malik mengatakan Pasal 201 ayat 10 UU Pilkada itu mengamanatkan penunjukan penjabat.
 
"Yang ditugaskan (menjadi penjabat) siapa? (pejabat pimpinan tinggi madya) Siapa pejabat pimpinan tinggi madya? Diatur dalam Pasal 19 undang-undang ASN. Mulai sekjen dan seterusnya," kata Akmal di Kantor Kemendagri, Jumat, 13 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, penunjukan pj kepala daerah tidak dilakukan dengan pemilihan secara umum atau pemilu. Sebab, Pilkada serentak terakhir telah digelar pada 2020 dan akan dilaksankan kembali pada 2024.
 
"Jadi, hadirnya lima penjabat itu adalah proses political appointed (penunjukan)," ujar Akmal.
 
Menurut dia, penunjukan pj tak melanggar Undang-Undang. Hal tersebut merupakan penugasan internal negara.
 
"Siapa pimpinan negara? Presiden (Joko Widodo). Lalu, bagaimana mekanismenya? Presiden sudah atur. Beliau bentuk tim. Dipimpin langsung oleh beliau," kata Akmal.
 
Baca: Penjabat Gubernur DKI Jakarta Disebut Manusia Setengah Dewa
 
Sebanyak lima pj kepala daerah dilantik pada Kamis, 12 Mei 2022. Mereka ialah Al Muktabar sebagai Pj Gubernur Banten, Ridwan Djamaluddin sebagai Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, dan Akmal Malik sebagai Pj Gubernur Sulawesi Barat. Kemudian, Hamka Hendra Noer Pj Gubernur Gorontalo dan Komisaris Jenderal (Purn) Paulus Waterpauw Pj Gubernur Papua Barat.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif