Desain istana negara di Kalimantan Timur/Instagram/Nyoman Nuarta
Desain istana negara di Kalimantan Timur/Instagram/Nyoman Nuarta

Pemindahan IKN Disebut Ikhtiar Mewujudkan Janji Proklamasi

Anggi Tondi Martaon • 12 Februari 2022 20:34
Jakarta: Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Pancasila, Agus Surono, menyebut pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Nusantara, memiliki tujuan mulia. Dia meminta seluruh pihak mengawal hal tersebut.
 
"Terlepas pro dan kontra, saya mengatakan ini bagian dari ikhtiar mewujudkan empat janji proklamasi. Mewujudkan Pasal 18 di Undang-Undang Dasar 1945 tentang Otonomi Daerah. Otonomi Daerah itu pemerataan untuk kesejahteraan," kata Agus dalam diskusi virtual, Sabtu, 12 Februari 2022. 
 
Menurut dia, dukungan kepada aturan pemindahan IKN merupakan hal wajib. Sebab, tindakan strategis itu telah diundangkan dan mengikat seluruh warga negara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, Surono tak menutup mata ada pihak yang kontra dengan kebijakan strategis itu. Dia menyebut warga berhak menguji regulasi tersebut ke Mahkamah Konstitusi (MK).
 
"Kalau substansi di-challenge itu hak warga dan ada wadahnya. Silakan menguji dengan baik di MK," ujar dia.
 
Baca: Kepala BIN: Pemindahan Ibu Kota Negara Berimplikasi pada Penguatan Pertahanan
 
Surono juga mengingatkan pihak yang kontra untuk berdebat substansi dan memberi masukan yang konstruktif. Pemerintah diyakini bakal menerima hal tersebut dengan baik.
 
Anggota DPR, Hetifah Sjaifudian, optimistis pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta ke Nusantara berjalan lancar. Pemerintah perlu mempertimbangkan langkah-langkah strategis terkait pemindahan ini.
 
"Buat perencanaan lebih cermat. Plan harus bagus banget. Harus sabar juga. Itu tidak cepat, tetapi dikerjakan step by step," ujar dia.
 
Menurut Hetifah, upaya pemindahan ibu kota negara tidak hanya memindahkan Istana Negara. Ada sejumlah hal harus jadi perhatian, seperti permukiman penduduk, pelayanan publik, rencana pengembangan kawasan, dan lainnya. 
 
"Banyak aspek. Tentu kebutuhan dari semua orang di IKN harus terpenuhi. Mereka bekerja atau pindah memberi kontribusi atau nilai tambah," kata Hetifah. 
 
Adanya pemindahan ibu kota itu, dia mengharapkan agar ada peningkatan pendapatan dan penurunan kesenjangan. Hal tersebut diharapkan tak hanya berdampak di wilayah ibu kota baru dan Kalimantan, tetapi juga di seluruh wilayah Indonesia. 
 
"Bagaimana dampak ekonomi dari pemindahan ibu kota. Kepada bukan hanya daerah itu sendiri, tetapi untuk semua kegiatan ekonomi di Indonesia," kata dia.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif