Politikus Golkar Ace Hasan Syadzily. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Politikus Golkar Ace Hasan Syadzily. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Pengurus Bantah Golkar Terpuruk

Nasional partai golkar
Arga sumantri • 17 Juni 2019 12:14
Jakarta: Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menepis anggapan partainya jatuh di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Menurut Ace, Golkar masih memperoleh hasil yang baik di pesta demokrasi tahun ini.
 
"Soal evaluasi terhadap target Partai Golkar bahwa saya kira tidak benar juga jika Partai Golkar mengalami keterpurukan," kata Ace di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 17 Juni 2019.
 
Menurut Ace, Golkar diperkirakan bakal menduduki posisi kedua untuk perolehan kursi dalam pemilu legislatif (pileg). Barometernya, kata dia, yakni peta perolehan kursi Golkar di Parlemen. Ace menyebut Golkar bakal memperoleh sekitar 85 kursi DPR periode 2019-2024, satu tingkat di bawah PDI Perjuangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sekalipun kita ini harus bersaing dengan partai yang memiliki kadernya untuk jadi capres (calon presiden). Alhamdulillah kita bisa tetap bertahan dengan posisi itu," papar dia.
 
Ace menambahkan sepanjang era reformasi, baru kali ini Golkar mendukung capres yang akhirnya menang dalam pemilihan presiden (pilpres). "Ini adalah menurut kami merupakan prestasi yang patut diapresiasi," ujar dia.
 
Prediksi perolehan 85 kursi sejatinya di bawah target yang dicanangkan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, yakni 110 kursi. Namun, menurut Ace, capaian ini bukan sepenuhnya salah Airlangga.
 
Baca: Golkar Ingin Menteri Milenial Diisi Kader Parpol
 
Ace menjelaskan Airlangga memimpin Golkar hanya sekitar satu setengah tahun. Citra Golkar pada 2017 juga dinilai berada pada titik nadir. Pasalnya, beberapa lembaga survei menempatkan partai berlambang pohon beringin itu hanya bakal mendapat suara 6 persen.
 
"Saya kira itu fakta yang nyata akibat berbagai korupsi yang mendera internal Partai Golkar di samping mengalami dualisme dengan posisi yang hanya diberikan 1 tahun menaikkan konsolidasi, Pak Airlangga menaikkan citra Partai Golkar di posisi kedua," jelas dia.
 
Sebelumnya, sejumlah kader muda Golkar yang tergabung dalam Barisan Pemuda Partai Golkar (BPPG), meminta partainya mempercepat musyawarah nasional. Salah satu alasannya, Golkar dinilai terpuruk dan harus segera evaluasi menyeluruh.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif