medcom.id, Jakarta: Anggota Partai Demokrat yang tidak turut walk out dalam rapat paripurna pengesahan RUU Pilkada kabarnya akan diberi sanksi. Ini menjadi pertanyaan besar bagi Ignatius Mulyono yang memutuskan tetap mendukung pilkada langsung dalam paripurna dini hari tadi.
"Itu yang menjadikan tanda tanya. Padahal arah Ketum (Susilo Bambang Yudhoyono) untuk pilkada langsung," tegas Ignatius di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/9/2014).
Ignatius juga mengaku tidak mendapat arahan untuk walk out. "Enggak ada," ujarnya. Ignatius menegaskan, dirinya sama sekali tidak tahu jika ada pesan singkat dari SBY terkait dengan restu mengambil langkah walk out.
Namun, ia enggan ambil pusing soal sanksi."Enggak apa-apa disanksi. Kita menjalankan perintah ketum. Apakah kader patuh wajar disanksi?" tutup Ignatius.
medcom.id, Jakarta: Anggota Partai Demokrat yang tidak turut walk out dalam rapat paripurna pengesahan RUU Pilkada kabarnya akan diberi sanksi. Ini menjadi pertanyaan besar bagi Ignatius Mulyono yang memutuskan tetap mendukung pilkada langsung dalam paripurna dini hari tadi.
"Itu yang menjadikan tanda tanya. Padahal arah Ketum (Susilo Bambang Yudhoyono) untuk pilkada langsung," tegas Ignatius di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/9/2014).
Ignatius juga mengaku tidak mendapat arahan untuk walk out. "Enggak ada," ujarnya. Ignatius menegaskan, dirinya sama sekali tidak tahu jika ada pesan singkat dari SBY terkait dengan restu mengambil langkah walk out.
Namun, ia enggan ambil pusing soal sanksi."Enggak apa-apa disanksi. Kita menjalankan perintah ketum. Apakah kader patuh wajar disanksi?" tutup Ignatius.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)