medcom.id, Jakarta: Partai Demokrat mulai memeriksa aksi walk out anggota Dewan saat pengesahan RUU Pilkada dalam Sidang Paripurna pekan lalu. Beberapa kader dipanggil ke DPP Partai Demokrat hari ini.
Hal itu disampaikan Gede Pasek Suardika, satu dari enam kader Demokrat yang tak ikut walk out. "Hari ini beberapa kader dipanggil Komite Pengawas di sekretarit DPP jam 10. Saya termasuk yang dipanggil. Bang Ruhut saya tanya juga dipanggil. Jadi sudah mulai dilakukan pemeriksaan," kata Pasek di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/9/2014).
Pasek tak tahu siapa saja yang dipanggil untuk diperiksa di DPP. Pasek sendiri masih di Gedung Parlemen untuk menghadiri Paripurna MPR.
"Tapi karena saya harus hadir, ini (Paripurna MPR) kan tugas negara. Kalau ini sudah selesai, baru saya siap diperikasa di Komwas untuk menjelaskan itu," terang Pasek.
Demokrat dalam beberapa hari terakhir ini terus dicibir. Semua karena sikap mereka yang mencla-mencle. Demokrat semula memastikan akan mendukung pilkada langsung, tapi saat sidang paripurna mereka justru balik badan dan memilik walk out. Walk out itu memuluskan opsi pilkada lewat DPRD.
medcom.id, Jakarta: Partai Demokrat mulai memeriksa aksi
walk out anggota Dewan saat pengesahan RUU Pilkada dalam Sidang Paripurna pekan lalu. Beberapa kader dipanggil ke DPP Partai Demokrat hari ini.
Hal itu disampaikan Gede Pasek Suardika, satu dari enam kader Demokrat yang tak ikut
walk out. "Hari ini beberapa kader dipanggil Komite Pengawas di sekretarit DPP jam 10. Saya termasuk yang dipanggil. Bang Ruhut saya tanya juga dipanggil. Jadi sudah mulai dilakukan pemeriksaan," kata Pasek di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/9/2014).
Pasek tak tahu siapa saja yang dipanggil untuk diperiksa di DPP. Pasek sendiri masih di Gedung Parlemen untuk menghadiri Paripurna MPR.
"Tapi karena saya harus hadir, ini (Paripurna MPR) kan tugas negara. Kalau ini sudah selesai, baru saya siap diperikasa di Komwas untuk menjelaskan itu," terang Pasek.
Demokrat dalam beberapa hari terakhir ini terus dicibir. Semua karena sikap mereka yang mencla-mencle. Demokrat semula memastikan akan mendukung pilkada langsung, tapi saat sidang paripurna mereka justru balik badan dan memilik
walk out. Walk out itu memuluskan opsi pilkada lewat DPRD.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DOR)