Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo (tengah) didampingi Sekjen FITRA Yenny Sucipto (kanan) dan Manager Advokasi FITRA Apung Widadi berbicara dalam diskusi publik di Jakarta, Minggu (6/3). Foto: MI/Susanto Santo
Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo (tengah) didampingi Sekjen FITRA Yenny Sucipto (kanan) dan Manager Advokasi FITRA Apung Widadi berbicara dalam diskusi publik di Jakarta, Minggu (6/3). Foto: MI/Susanto Santo

Bupati Yoyok Berhentikan 50 Persen Proyek di Batang

Achmad Zulfikar Fazli • 23 April 2016 14:32
medcom.id, Jakarta: Bupati Batang Yoyo Riyo Sudibyo menghentikan sebanyak 50 persen proyek pembangunan di Batang pada tahun 2015. Pemberhentian ini lantaran proyek dibangun oleh kontraktor fiktif.
 
"Saya buat komitmen, sebelum kontraktor serahkan bangunannya ke pemerintah daerah saya minta UNS (Universitas Negeri Semarang) untuk mengecek langsung hasil pekerjaannya. Pada 2015 kemarin 50 persen semuanya kepotong proyeknya," ujar Yoyok di Hotel San Pasific Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (23/4/2016).
 
Setelah diberhentikan, lanjut Yoyok, para kontraktor itu pun mengembalikan uang yang telah dibayarkan kepada pemerintah daerah.

"Mati itu para kontaktornya, banyak yang kembalikan duitnya," kata dia.
 
Ia menyayangkan, selama ini pemerintah Batang tidak menyeleksi dengan baik dalam memilih kontraktor. Menurut dia, pemerintah Batang seharusnya berhati-hati dalam memilih kontraktor agar pembangunan yang dihasilkannya pun akan baik.
 
"Selama ini kan bablas saja," ucap dia.
 
Saat ini, Yoyok mengaku lebih selektif dalam memilih kontraktor. Semua disaring dengan baik, kontraktor yang kurang baik tidak akan dipilih untuk melakukan pembangunan di Batang.
 
"Kita filter kontraktor bagus. Yang enggak bener tereliminasi dengan sendirinya. Bawa koper dia pulang," kata dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MBM)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>