Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana--Medcom.id/Nur Azizah.
Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana--Medcom.id/Nur Azizah.

Archex 2018 Bakal Digelar per Bulan di Malaysia

Nasional pameran
Nur Azizah • 03 April 2018 11:33
Kuala Lumpur: Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana berencana membuat Indonesia Aechipelago Exhibition (Archex) 2018 di Malaysia saban bulan. Ia percaya pameran tersebut bisa mendongrak ekspor produk domestik ke negeri jiran. 
 
Archex merupakan pameran produk-produk desa di Indonesia. Di dalamnya ada kopi, kerajinan tangan, batik, tenun, hingga makanan khas Indonesia.
 
"Tadi Pak Dede (Komisi IX DPR RI) berbisik kepada saya, apa acara ini dilakukan tiap bulan? Saya bilang iya. Kami mau ini dibuat setiap bulan," kata Rusdi di Kantor KBRI di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa, 3 April 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan Malaysia salah satu negara potensial untuk memasarkan produk Indonesia. Pasalnya, ada sekitar tiga hingga empat juta WNI yang tinggal di Malaysia. "Belum lagi turis yang datang ke sini. Mereka banyak nikmati produk kita," ungkapnya.
 
Archex tidak saja bertujuan untuk meningkatkan eksportir ke Malaysia. Menurutnya, acara tersebut dapat mempererat hubungan Indonesia-Malaysia.
 
"Kita akan laksanakan Archex ini bukan hanya UKM tapi bisa juga di bidang investasi infrastruktur dan pariwisata," tutur dia.
 

 
Archex 2018 di Kuala Lumpur, Malaysia, menjadi pameran produk domestik perdana. Acara ini diikuti sekitar 115 Badan Usaha Milik Desa.
 
Archex dibuka langsung oleh Rusdi Kirana dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo. Hadir pula Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf dan sejumlah Pimpinan Perbankan, baik dari BNI, BRI, BJB, dan CIMB.
 
(YDH)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif