MUI Minta Masyarakat tak Ragu Mengikuti Vaksin MR

Media Indonesia 16 September 2018 07:00 WIB
Imunisasi Measles Rubella (MR)
MUI Minta Masyarakat tak Ragu Mengikuti Vaksin MR
Waketum MUI Zainut Tauhid Sa'adi/Medcom.id/Fachri Audia Hafiez
Jakarta: Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta masyarakat tidak ragu mengikuti imunisasi measles-rubella (MR) yang digencarkan pemerintah. Fatwa MUI No. 33 Tahun 2018 jelas menyatakan imunisasi MR produksi Serum Institute India (SII) boleh digunakan.

"Karena sudah ada fatwanya, jangan ragu gunakan vaksin MR dan sebaiknya mengikuti apa yang disarankan pemerintah dalam imunisasi MR," kata Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa’adi saat dihubungi, Sabtu, 15 September 2018.

Dia mengatakan sosialisasi fatwa perlu digencarkan oleh seluruh elemen. Termasuk para ulama dan kiai di berbagai daerah agar bisa menjelaskan isi fatwa imunisasi MR. Hal itu demi menghindari penolakan ataupun perdebatan.


Dia menekankan dalam menetapkan fatwa tersebut, MUI mempertimbangkan dari sisi agama sekaligus pendapat ahli. Khususnya mengenai unsur kedaruratan imunisasi MR.

"Kedaruratan tidak mesti harus jatuh korban dulu. Pendapat ahli mengatakan pentingnya vaksin MR sehingga kalau tidak vaksinasi dikhawatirkan menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat," ujarnya.

Komisi Fatwa MUI menerbitkan fatwa imunisasi MR pada 20 Agustus 2018. Imunisasi MR yang ada saat ini dibolehkan (mubah) karena ada kondisi keterpaksaan (darurat syar’iyyah) dan belum ditemukan imunisasi MR yang halal dan suci.

Fatwa juga menyebutkan ada keterangan dari ahli yang kompeten dan dipercaya tentang bahaya yang ditimbulkan akibat tidak diimunisasi dan belum adanya imunisasi yang halal. (Dhika Kusuma Winata/MI)






(AZF)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id