Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Demokrat Minta RUU PKS Dibahas Secara Komprehensif

Nasional antikekerasan seksual RUU PKS
Anggi Tondi Martaon • 11 Agustus 2020 15:54
Jakarta: Fraksi Demokrat di DPR meminta semua pihak tidak terburu-buru membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS). RUU PKS diminta dibahas secara komprehensif.
 
"Nanti kita lihat dinamika pembahasannya, jangan sampai ngebut tapi kualitasnya terabaikan," kata Sekretaris Fraksi Demokrat Marwan Cik Asan kepada Medcom.id, Selasa, 11 Agustus 2020.
 
Marwan mengatakan hingga saat ini Fraksi Demokrat masih mempelajari substansi dari RUU PKS. "Fraksi Demokrat akan mempelajari lebih dalam terkait RUU PKS ini pasal per pasal," kata dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Komnas Perempuan Perjuangkan RUU PKS Segera Disahkan
 
Anggota Komisi XI itu memastikan Demokrat serius membahas RUU PKS. Sehingga, aturan tersebut dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman kekerasan seksual.
 
"Sepanjang itu secara substansi terkait berkepentingan atau perlindungan rakyat tentu FPD (Fraksi Partai Demokrat) mendukung untuk dibahas di DPR," kata dia.
 
RUU PKS sempat menjadi sorotan karena terpental dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2020. Namun DPR menjanjikan bakal memasukan kembali aturan tersebut pada Prolegnas 2021. Hal itu merupakan kesepakatan Badan Musyawarah (Bamus) DPR yang digelar pada 15 Juli 2020.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif