Anggota Komisi III dari Fraksi PPP Arsul Sani/MI/Mohamad Irfan
Anggota Komisi III dari Fraksi PPP Arsul Sani/MI/Mohamad Irfan

Jokowi Bentuk Tim Independen Perumus Cawapres

Ilham wibowo • 08 Maret 2018 12:28
Jakarta: Presiden Joko Widodo disebut telah membentuk tim perumus untuk menjaring tokoh yang akan mendampinginya sebagai calon wakil presiden pada Pemilu Serentak 2019. Jokowi tak melibatkan parpol dalam proses itu.
 
"Yang saya tahu tim internal Pak Jokowi untuk jaring cawapres itu tokoh independen," kata Sekjen PPP Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 8 Maret 2018.
 
Arsul tak memerinci siapa saja tokoh yang bergabung dalam jajaran tim tersebut. Meski independen, kata anggota Komisi III itu, rumusan tim tetap akan mengakomodasi kriteria yang diajukan setiap partai pendukung.

"Mereka (tim independen) mengolah masukan kriteria cawapres dari partai yang sudah mendeklarasikan Jokowi sebagai Capres 2019," ucap Arsul.
 
Baca: Jokowi Baru Merumuskan Kriteria Cawapres
 
Hingga saat ini lima partai besar yang memiliki kursi di parlemen telah mendeklarasikan untuk mendukung Jokowi di Pilpres 2019. Partai tersebut, yakni PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Hanura, dan PPP. Dua partai baru, Perindo dan PSI, juga merapat ke koalisi Jokowi.
 
Arsul menegaskan seluruh parpol pengusung menyepakati pembentukan tim perumus independen. Siapa pun yang dipilih Jokowi bakal didukung penuh.
 
"Kalau di tim itu ada perwakilan masing-maaing partai ya ngapain? Kan tahapannya adalah masing-masing partai secara individual menyampaikan kriteria kepada Pak Jokowi," ucap Anggota Komisi Hukum itu.
 
Presiden Jokowi belum memutuskan calon wakil presiden pada Pilpres 2019. Ia masih mencari sosok yang pas.
 
"Belum rampung, belum selesai, kriterianya baru dirumuskan, apalagi orangnya (belum diputuskan)," tegas Jokowi di Tangerang, Banten, Rabu, 7 Maret 2018.
 
Baca: Arsul Yakin Kriteria Cawapres PPP Diterima Jokowi
 
Sejumlah nama berpotensi mendampingi Jokowi. Namun, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) justru percaya diri digandeng Jokowi sebagai cawapres.
 
Jokowi menyambut postif optimisme Cak Imin. "Bagus-bagus, semakin banyak calon semakin bagus," ujar dia.
 
Nama Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romy) juga sempat mencuat. Namun, PPP mengaku belum memutuskan mengajukan (Romy) kepada Jokowi.
 
Nama Gatot Nurmantyo, Anies Baswedan, dan Moeldoko pun sempat ramai diperbincangkan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>