Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko. Foto: Medcom/Christian
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko. Foto: Medcom/Christian

Kubu Moeldoko Diminta Tak Berpuas Diri Terkait Putusan PN Jakpus

Nasional politik sby Partai Demokrat Moeldoko Penegakan Hukum DPR RI
Anggi Tondi Martaon • 14 Agustus 2021 03:00
Jakarta: Kubu Moeldoko diminta tak berpuas diri terhadap putusan gugatan penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang, Sumatra Utara, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Pasalnya, majelis hakim hanya menyampaikan tak bisa menerima gugatan yang diajukan DPP Partai Demokrat.
 
"Putusan Majelis Hakim menyatakan bahwa gugatan tidak dapat diterima. Dan tidak pernah menyatakan bahwa gugatan ditolak," kata Ketua Tim Hukum DPP Demokrat Bambang Widjojanto melalui keterangan tertulis, Jumat, 13 Agustus 2021.
 
Demokrat berasumsi majelis hakim belum memeriksa pokok gugatan yang diajukan. Partai berlambang bintang mercy itu sudah menyertakan gugatan dengan bukti-bukti lengkap.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Notoir fact telah sangat meyakinkan karena menunjukkan fakta-fakta sulit dibantah bahwa para tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum," ungkap dia.
 
Baca: Demokrat Kubu Moeldoko Senang Gugatan AHY Ditolak PN Jakpus
 
Meskipun begitu, Bambang menyampaikan pihaknya menerima putusan tersebut. Demokrat bakal mempelajari putusan untuk menyusun langkah selanjutnya.
 
"Apakah akan mengajukan upaya hukum atau gugatan diajukan kembali karena pokok-pokok telah memuat fakta-fakta yang utuh dan kuat secara hukum atas perbuatan melawan hukum dari para tergugat dalam menyelenggarakan KLB abal-abal," sebut dia.
 
Selain itu, Bambang menyampaikan alasan Ketua Umum (Ketum) Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono tak pernah mengikuti persidangan. Agus sudah mengirimkan surat kepada hakim mediator terkait alasan ketidakhadirannya.
 
"Karena sedang menjalankan tuntutan/profesi pekerjaan yang tidak dapat ditinggalkan," ujar Bambang.
 
Kubu Moeldoko menyambut baik putusan PN Jakpus terkait penyelenggaraan KLB.  Hasil putusan tersebut menegaskan tuduhan yang disampaikan kubu AHY salah.
 
"Ini menjadi bukti bahwa tuduhan kubu AHY terhadap KLB Deli Serdang hanya mengada-ada tidak terbukti," kata juru bicara DPP Partai Demokrat kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad, melalui keterangan tertulis, Jumat, 13 Agustus 2021.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif