Menpan RB, Tjahjo Kumolo/Istimewa
Menpan RB, Tjahjo Kumolo/Istimewa

Selesaikan Masalah Honorer, Menpan Perintahkan Instansi Menganalisis Jabatan

Theofilus Ifan Sucipto • 23 Januari 2022 21:03
Jakarta: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo meminta instansi pemerintahan mulai menganalisis jabatan di tempatnya. Upaya itu dalam rangka menyelesaikan masalah tenaga honorer pada 2022 dan 2023.
 
“Diharapkan instansi kementerian/lembaga dan pemerintah daerah menghitung analisis jabatan dan analisis beban kerja secara komprehensif,” kata Tjahjo melalui keterangan tertulis, Minggu, 23 Januari 2022.
 
Baca: 1 Juta Lebih Tenaga Honorer Dijadikan ASN

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tjahjo menyebut analisis itu penting sehingga muncul kebutuhan jabatan yang objektif. Baik untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) maupun calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja  (CPPPK) sehingga pemerintah bisa menetapkan jumlah formasi yang dibutuhkan.
 
“Dengan jumlah kebutuhan yang tepat, diharapkan terbuka ruang untuk tenaga honorer untuk mengikuti seleksi sebagai CPNS maupun CPPPK sesuai formasi yang akan ditetapkan,” ujar dia.
 
Sementara itu, tenaga outsourcing seperti tenaga kebersihan, pramusaji, dan satuan pengaman (satpam) bisa direkrut sesuai kebutuhan. Mekanismenya menggunakan pembayaran tenaga alih daya dengan beban biaya umum.
 
Tjahjo juga mendorong kementerian/lembaga serta pemerintah daerah memberi apresiasi dan penghargaan bagi tenaga outsourcing yang tidak melanjutkan kerja. Namun hal itu harus mengacu pada ketentuan perundang-undangan dan kemampuan instansi masing-masing.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif