Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Pemerintah Setujui Pengucuran Santunan Korban Terorisme

Nasional terorisme LPSK
Nur Azizah • 18 September 2020 11:06
Jakarta: Pemerintah menyetujui pemberian kompensasi dan santunan kematian untuk korban terorisme. Keputusan ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2020 tentang Perubahan PP Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pemberian Kompensasi, Restitusi, dan Bantuan kepada Saksi dan Korban.
 
"Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menyetujui dan menyiapkan anggaran tersebut atas permohonan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK)," kata juru bicara Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rachman, melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, 18 September 2020.
 
Menurut dia, PP Nomor 35 Tahun 2020 menegaskan negara siap menutupi setiap kerugian yang diderita korban. Bantuan yang disalurkan berupa kompensasi, bantuan medis, dan psikologis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Proses untuk mendapatkan kompensasi bisa diajukan korban tindak pidana terorisme, keluarga, atau ahli warisnya melalui LPSK," ujar Fadjroel.
 
Pasal 18B PP Nomor 35 Tahun 2020 menyebutkan pengajuan kompensasi bisa dilakukan sejak dimulainya penyidikan. Paling lambat pengajuan disampaikan sebelum pemeriksaan terdakwa.
 
Baca: LPSK Imbau Korban Terorisme Masa Lalu Ajukan Perlindungan
 
Korban yang mendapatkan santunan sebagaimana dimaksud Pasal 18G meliputi korban luka, meninggal, hilangnya penghasilan, dan hilang atau rusaknya harta benda. Perhitungan santunan dilakukan secara rasional dan proporsional dengan mempertimbangkan kerugian baik secara materiel maupun imateriel.
 
"Besaran penghitungan nilai kerugian sebagaimana dimaksud ditetapkan oleh LPSK setelah mendapat persetujuan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan," bunyi pasal 18G.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif