Pertarungan 2019 Dimulai
Kotak suara. ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya menetapkan dua pasangan calon presiden dan wakil presiden telah memenuhi syarat sebagai peserta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019. Penetapan dituangkan dalam Keputusan KPU RI Nomor 1131/PL 02.2-Kpt/06/IX/2018 tentang Penetapan Pasangan Calon Peserta Pemilu.

"Hasil Rapat Pleno KPU RI menetapkan bahwa dua pasangan calon yang telah mendaftar, yaitu Ir H Joko Widodo dan Prof Dr (hc) KH Ma'ruf Amin serta H Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno, dinyatakan memenuhi syarat sebagai peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2019," kata Ketua KPU Arief Budiman di Gedung KPU Lantai 2, Jakarta Pusat, Kamis, 20 September 2018.

Setelah ditetapkan, calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan mengambil urut nomor calon di KPU hari ini pada pukul 20.00 WIB. Dengan penetapan resmi tersebut, pertarungan kedua pasangan pada kompetisi Pilpres 2019 pun resmi dimulai.


Selain penetapan pasangan pilpres, KPU menetapkan daftar calon tetap (DCT) anggota DPR dan DPD. "KPU RI juga menetapkan DCT anggota DPR sebanyak 7968 calon dalam putusan Nomor 1129/PL 01.4-Ktp/06/IX/2018. Untuk penetapan DPRD ditetapkan oleh KPU daerah masing-masing," kata Arief.

Solidaritas

Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta, Nasaruddin Umar berpesan agar semua pihak dapat saling menjaga solidaritas dan kebersamaan. Jangan biarkan kepentingan politik dan pemilu menimbulkan perpecahan di tubuh warga bangsa Indonesia.

"Seluruh warga bangsa Indonesia harus menganggap pesta demokrasi ini pesta rutin. Jangan dianggap sesuatu yang superistimewa sehingga bisa mempertaruhkan solidaritas dan persaudaraan semua warga bangsa. Perbedaan jangan membawa permusuhan," ujar Nasaruddin, kemarin.

Nasaruddin berpesan, kelak dalam kampanye, semua pihak jangan meninggalkan koridor kepribadian bangsa yang santun dan sopan. Demokrasi Pancasila harus dimaknai untuk mengakomodasi kesantunan publik dan sosial di dalam menghasilkan gagasan-gagasan.

Baca: Jokowi Teken Perpres Pengamanan Capres dan Cawapres

Mantan Wakil Menteri Agama itu berpesan agar seluruh warga bangsa tidak lupa untuk terus beribadah dan berdoa demi kelancaran dan perdamaian jalannya Pemilu 2019. Sepanas apa pun kampanye, kalau masyarakat terus bersandar pada Allah SWT, segala bentuk kekerasan dan ketegangan akan dapat tetap teredam. 

"Kita semua cukup berusaha dengan baik. Biarkan Tuhan yang menentukan pada akhirnya," ujar Nasaruddin.

Terkait dengan acara pengambilan nomor urut pasangan capres dan cawapres di Kantor KPU, nanti malam, tim kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin menyatakan bakal menyiapkan kejutan. "Karena kami dipimpin Pak Erick Thohir dengan energy of Asia-nya, (kami) akan menampilkan yang tidak terlepas dari jati diri bangsa yang berkebudayaan. Ada element of surprise nanti," kata Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto. 



(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id