Airlangga Anggap Gaji BPIP Sesuai Standar Kelembagaan

Whisnu Mardiansyah 29 Mei 2018 09:02 WIB
pancasila
Airlangga Anggap Gaji BPIP Sesuai Standar Kelembagaan
Airlangga Hartarto. Antara Foto/Reno Esnir.
Jakarta: Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menilai gaji yang diterima anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sesuai standar kelembagaan. Apalagi BPIP lembaga yang memiliki tugas berat menggelorakan kembali ideologi Pancasila. 

"Masalah renumerasi itu domainnya di eksekutif, jadi itu apa yang diputuskan di eksekutif sesuai standar yang berlaku," kata Airlangga di kediaman Ketua DPR, Jalan Widya Chandra III, Jakarta Selatan, Senin, 28 Mei 2018.

Menurut Airlangga, gaji BPIP masih relevan jika dikaitkan dengan tugas berat yang diembannya. Apalagi nilai-nilai Pancasila mulai luntur dalam kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia.


"Artinya renemurasi itu perlu ada mengenai besarannya silakan diberikan kepada, domainnya ada di Kementerian Keuangan," jelas Airlangga. 

Peraturan Presiden 42 Tahun 2018 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Lainnya bagi Pemimpin, Pejabat, dan Pegawai BPIP, petinggi BPIP menerima gaji besar. Di aturan yang diteken pada 23 Mei 2018 itu disebutkan ketua Dewan Pengarah BPIP yang dijabat Megawati saat ini berhak mendapatkan Rp112,548 juta per bulan.

Aturan itu juga menyebut hak keuangan anggota Dewan Pengarah sebesar Rp100,811 juta. Para anggota Dewan Pengarah BPIP antara lain Try Sutrisno, Ahmad Syafii Maarif, Said Aqil Siroj, Ma'ruf Amin, Mahfud Md, Sudhamek, Andreas Anangguru Yewangoe, dan Wisnu Bawa Tenaya.

Yudi Latief sebagai kepala BPIP mendapat Rp76,5 juta per bulan, dan wakil kepala Rp63,75 juta. Sementara itu, masing-masing deputi mendapatkan hak keuangan Rp51 juta dan staf khusus Rp36,5 juta.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id