Calon presiden dan wakil presiden petahana Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. ANT/Akbar Nugroho.
Calon presiden dan wakil presiden petahana Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. ANT/Akbar Nugroho.

PKB Ingin Pos Menteri Pendidikan Diisi Kader NU

Nasional kabinet pilpres 2019
Arga sumantri • 25 Juni 2019 17:34
Jakarta: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ingin pos menteri bidang pendidikan diisi kader Nahdlatul Ulama. Ketua Fraksi PKB Cucun Ahmad ingin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, digabung menjadi satu.
 
"Ya (menteri bidang) pendidikan. Keinginan kita Menristekdikti, Mendikbud satu kesatuan. Tidak pisah-pisah ngurusnya dari dasar sampai perguruan tinggi," kata Ketua Fraksi PKB Cucun Ahmad Syamsurijal di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 25 Juni 2019.
 
Cucun menilai sejumlah ahli menyebut pendidikan tinggi Indonesia menuju ke arah yang salah. Ia menyebut pembinaan ideologi atau pembangunan karakter juga salah asuh.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Kalteng Kebut BikinBlue Print
 
Ia menilai sejumlah kader NU dapat memperbaiki kekeliruan itu. Karena PKB dan NU berkonsentrasi di sektor pendidikan demi kesejahteraan umat.
 
"Makanya kemarin kita apresiasi Pak Nasir (Menristekdikti Mohamad Nasir) memimpin pendidikan tinggi itu mampu mengarahkan," ujarnya.
 
Cucun paham penunjukan menteri merupakan hak prerogratif Presiden Jokowi. Ia hanya mengungkapkan keinginan PKB sebagai partai politik pendukung.
 
"Ya kita berkeinginan dari NU dapat bagian, PKB dapat bagian, itu kan keinginan," ujarnya.
 
Saat ini, kursi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan diisi Muhadjir Effendy yang mewakili organisasi Muhammadiyah. Sedangkan kursi Menristekdikti diisi M Nasir yang dikenal menjadi bagian dari NU.

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif