Bamsoet Dinilai Membela Taufik Kurniawan

Fachri Audhia Hafiez 23 November 2018 22:26 WIB
suap bupati kebumen
Bamsoet Dinilai Membela Taufik Kurniawan
Ketua DPR Bambang Soesatyo. Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo.
Jakarta: Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) mengkritik masih menjabatnya Taufik Kurniawan sebagai wakil ketua DPR. Padahal Taufik sudah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Untuk menjaga kredibilitas DPR, sudah semestinya yang bersangkutan mengundurkan diri," kata peniliti Formappi, M Djadijono di kantor Formappi, Matraman, Jakarta Timur, Jumat, 23 November 2018 

Djadijono merasa aneh dengan pernyataan Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet), yang menyatakan Taufik tak perlu mundur. Pernyataan itu dibaca Djadijono sebagai pembelaan terhadap tersangka korupsi. 


"Sekalipun pimpinan DPR bersifat kolektif kolegial, pernyataan Bamsoet terkait kasus Taufik terkesan sebagai membela koleganya sendiri sebagai sesama pimpinan DPR," tuturnya. 

Peniliti Formappi lainnya, Lucius Karus, mengaku tak heran dengan sikap Bamsoet. Dia mengatakan meski sudah berganti empat kali pimpinan, belum ada sosok pimpinan DPR yang memberikan teladan baik bagi anggotanya. 

"Bagaimana kemudian DPR bisa berjalan di track yang benar jika pimpinan-pimpinqnnya melakukan hal yang sulit dijadikan teladan. Sehingga saya rasa proses hukuman terhadap Taufik Kurniawan itu yang lebih penting dikedepankan, ketimbang mengharapkan pengganti Taufik cepat dilantik," tuturnya. 

KPK menetapkan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan sebagai tersangka, Selasa, 30 Oktober 2018. Taufik diduga menerima duit dari eks Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad. Uang diserahkan karena Taufik membantu menambah DAK Kabupaten Kebumen untuk fisik Rp100 miliar di APBN.

"Fee untuk pengurusan anggaran lima persen. Taufik diduga menerima Rp3,6 miliar," ucap Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, Selasa, 30 Oktober 2018.






(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id