medcom.id, Jakarta: Partai Golkar tak satu suara menyikapi kader yang berseberangan dengan sikap partai, terkait RUU Pilkada. Golkar mau kepala daerah dipilih oleh Dewan, bukan oleh rakyat.
Ketua DPP Partai Golkar Tantowi Yahya ketika dihubungi Metrotvnews.com, Kamis (25/9/2014) pagi, memastikan kader bandel akan kena hukuman. Hanya, Wakil Ketua Komisi I itu belum tahu bentuk sanksinya.
"Sudah pasti akan ada sanksi dari DPP, baik bagi mereka yang terpilih kembali (menjadi anggota dewan periode 2014-2019) atau tidak," kata Tantowi.
Tapi, pernyataan Tantowi berseberangan dengan pendapat Wakil Ketua DPR dari Golkar Priyo Budi Santoso. Menurut dia, bukan masalah bila kader yang punya jalan berbeda.
"Tak apa-apa. Tak perlu ada sanksi," kata Priyo.
Menurut Priyo, tarik menarik soal RUU Pilkada juga terjadi di partai di Koalisi Merah Putih. Ia menduga, di PDI Perjuangan pun demikian.
"Apakah Anda yakin akan mereka (PDI Perjuangan-Red.) solid, tidak!" tegas politikus kelahiran Trenggalek, Jawa Timur, 30 Maret 1966, itu.
Kabarnya 10 anggota Fraksi Golkar (FG) dipastikan balik badan mendukung pilkada langsung. Mereka, menurut Ketua DPP Golkar Bambang Soesatyo, Kamis (25/9/2014), sudah `dipagari` agar tidak mencemari anggota FG lainnya.
medcom.id, Jakarta: Partai Golkar tak satu suara menyikapi kader yang berseberangan dengan sikap partai, terkait RUU Pilkada. Golkar mau kepala daerah dipilih oleh Dewan, bukan oleh rakyat.
Ketua DPP Partai Golkar Tantowi Yahya ketika dihubungi
Metrotvnews.com, Kamis (25/9/2014) pagi, memastikan kader bandel akan kena hukuman. Hanya, Wakil Ketua Komisi I itu belum tahu bentuk sanksinya.
"Sudah pasti akan ada sanksi dari DPP, baik bagi mereka yang terpilih kembali (menjadi anggota dewan periode 2014-2019) atau tidak," kata Tantowi.
Tapi, pernyataan Tantowi berseberangan dengan pendapat Wakil Ketua DPR dari Golkar Priyo Budi Santoso. Menurut dia, bukan masalah bila kader yang punya jalan berbeda.
"Tak apa-apa. Tak perlu ada sanksi," kata Priyo.
Menurut Priyo, tarik menarik soal RUU Pilkada juga terjadi di partai di Koalisi Merah Putih. Ia menduga, di PDI Perjuangan pun demikian.
"Apakah Anda yakin akan mereka (PDI Perjuangan-
Red.) solid, tidak!" tegas politikus kelahiran Trenggalek, Jawa Timur, 30 Maret 1966, itu.
Kabarnya 10 anggota Fraksi Golkar (FG) dipastikan balik badan mendukung pilkada langsung. Mereka, menurut Ketua DPP Golkar Bambang Soesatyo, Kamis (25/9/2014), sudah `dipagari` agar tidak mencemari anggota FG lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ICH)