medcom.id, Jakarta: Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali tiba-tiba hadir di Gedung Parlemen. Kehadirannya diakui untuk mendukung perjuangan PPP dalam mengesahkan Rancangan Undang-undang (RUU), khususnya terkait RUU Pilkada, yang mengusulkan moratorium pilkada langsung.
Pria yang biasa disapa SDA itu berada di ruangan Fraksi PPP DPR RI dan sempat bertemu dengan tokoh PPP yang telah melengserkannya, antara lain, Sekjen PPP Romahurmuziy. SDA enggan membahas konflik yang terjadi di internal partai berlambang Kakbah itu.
"Saya tidak mau bicara soal itu. Tadi tidak menyinggung soal itu, tapi fokus pada urusan pilkada," kata SDA di Ruang Fraksi PPP, Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Kamis (25/9/2014).
Terkait pertemuannya dengan Romi, panggilan Romahurmuziy, SDA mengaku biasa saja. Tidak ada hal lain. Saat didesak oleh wartawan apa yang ia rasakan, dia enggan mengungkapkan. Begitupun Romi. Ketua Komisi IV DPR itu mengaku hanya membahas soal moratorium pilkada langsung dengan SDA.
Di sela-sela itu, tiba-tiba ada seorang wartawan menyapa SDA dengan sapaan Ketum (Ketua Umum). Wajah SDA mendadak sumringah. Dia meminta wartawan mengulangi sapaan itu.
"Indah sekali kedengarannya. Coba ulangi, apa? Pak Ketum," ungkap SDA.
SDA menegaskan, sekitar 34 dari 38 anggota Fraksi PPP dipastikan hadir dalam sidang paripurna hari ini. Semuanya bersepakat mendukung moratorium pilkada langsung. Mereka yang tidak hadir karena ada tugas di luar negeri dan satu orang ibunya sedang sakit keras di Aceh.
Saat ini PPP terbelah setelah Suryadharma Ali dilengserkan lewat Rapat Pengurus Harian, 9 September lalu. Saat itu, rapat juga mendaulat Emron Pangkapi sebagai Ketua Umum. Tak terima dilengserkan, SDA memecat balik tokoh-tokoh PPP yang melengserkannya, yakni Sekjen Romahurmuziy, Wakil Ketua Emron Pangkapi dan Suharso Monoarfa.
Sebagai anggota Koalisi Merah Putih, kehadiran SDA diperkirakan untuk memastikan dukungan terhadap pilkada lewat DPRD oleh Fraksi PPP solid. Sebab, seperti disampaikan kubu Romahurmuziy, sekitar separuh anggota Fraksi PPP akan mendukung pilkada langsung yang diusung partai pendukung Jokowi-JK: PDI Perjuangan, PKB dan Hanura.
medcom.id, Jakarta: Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali tiba-tiba hadir di Gedung Parlemen. Kehadirannya diakui untuk mendukung perjuangan PPP dalam mengesahkan Rancangan Undang-undang (RUU), khususnya terkait RUU Pilkada, yang mengusulkan moratorium pilkada langsung.
Pria yang biasa disapa SDA itu berada di ruangan Fraksi PPP DPR RI dan sempat bertemu dengan tokoh PPP yang telah melengserkannya, antara lain, Sekjen PPP Romahurmuziy. SDA enggan membahas konflik yang terjadi di internal partai berlambang Kakbah itu.
"Saya tidak mau bicara soal itu. Tadi tidak menyinggung soal itu, tapi fokus pada urusan pilkada," kata SDA di Ruang Fraksi PPP, Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Kamis (25/9/2014).
Terkait pertemuannya dengan Romi, panggilan Romahurmuziy, SDA mengaku biasa saja. Tidak ada hal lain. Saat didesak oleh wartawan apa yang ia rasakan, dia enggan mengungkapkan. Begitupun Romi. Ketua Komisi IV DPR itu mengaku hanya membahas soal moratorium pilkada langsung dengan SDA.
Di sela-sela itu, tiba-tiba ada seorang wartawan menyapa SDA dengan sapaan Ketum (Ketua Umum). Wajah SDA mendadak sumringah. Dia meminta wartawan mengulangi sapaan itu.
"Indah sekali kedengarannya. Coba ulangi, apa? Pak Ketum," ungkap SDA.
SDA menegaskan, sekitar 34 dari 38 anggota Fraksi PPP dipastikan hadir dalam sidang paripurna hari ini. Semuanya bersepakat mendukung moratorium pilkada langsung. Mereka yang tidak hadir karena ada tugas di luar negeri dan satu orang ibunya sedang sakit keras di Aceh.
Saat ini PPP terbelah setelah Suryadharma Ali dilengserkan lewat Rapat Pengurus Harian, 9 September lalu. Saat itu, rapat juga mendaulat Emron Pangkapi sebagai Ketua Umum. Tak terima dilengserkan, SDA memecat balik tokoh-tokoh PPP yang melengserkannya, yakni Sekjen Romahurmuziy, Wakil Ketua Emron Pangkapi dan Suharso Monoarfa.
Sebagai anggota Koalisi Merah Putih, kehadiran SDA diperkirakan untuk memastikan dukungan terhadap pilkada lewat DPRD oleh Fraksi PPP solid. Sebab, seperti disampaikan kubu Romahurmuziy, sekitar separuh anggota Fraksi PPP akan mendukung pilkada langsung yang diusung partai pendukung Jokowi-JK: PDI Perjuangan, PKB dan Hanura.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DOR)