KPU Pertimbangkan Tandai Bacaleg Eks Koruptor di Surat Suara

Faisal Abdalla 15 September 2018 09:53 WIB
pemilu legislatifpileg
KPU Pertimbangkan Tandai Bacaleg Eks Koruptor di Surat Suara
Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi--Medcom.id/Siti Yona
Jakarta: Mahkamah Agung (MA) menganulir Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 20 tahun 2018 yang melarang eks napi korupsi nyaleg. Saat ini KPU sedang mencari cara lain untuk meminimalisir terpilihnya mantan koruptor sebagai legislator.

Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan salah satu opsi yang dipertimbangkan KPU adalah menandai mantan eks napi korupsi di surat suara.

"Ya tentu itu (menandai eks napi korupsi) dipertimbangkan. Itu jadi salah satu opsi nanti," kata Pramono di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 14 September 2018.


Pramono mengatakan usulan serupa pernah dilontarkan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dia menilai dengan dianulirnya larangan eks napi korupsi nyaleg oleh MA, usulan JK itu menjadi layak dipertimbangkan kembali. "Sebagaimana saran Pak JK, Pak JK pernah mengusulkan itu," tandasnya.

Baca: Parpol Diminta Konsisten tak Mengusung Caleg Eks Koruptor

Namun begitu, Pramono masih enggan membeberkan bagaimana KPU menindak lanjuti putusan ini lantaran pihaknya belum menerima salinan putusan dari MA. Namun, KPU tetap berusaha menyodorkan nama-nama yang bersih kepada masyarakat.

"Segala hal, pemilih kita disodori dengan nama-nama bersih dari tiga kasus seperti itu," tegas Pramono.

MA resmi mengabulkan permohonan gugatan PKPU yang melarang mantan narapidana korupsi maju di pemilihan legislatif. Dengan begitu, legislator korup bisa kembali nyaleg.

Dalam putusannya, MA membatalkan Pasal 4 ayat 3, Pasal 7 huruf g Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR dan DPRD Kabupaten/Kota. MA juga membatalkan Pasal 60 huruf j Peraturan KPU Nomor 26 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPD terkait larangan mantan narapidana kasus korupsi, bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak.



(YDH)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id