Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani di DPR/Medcom.id/Anggi Tondi
Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani di DPR/Medcom.id/Anggi Tondi

PPP Usulkan Peningkatan Dana Sekaligus Sanksi untuk Parpol

Anggi Tondi Martaon • 21 Oktober 2021 16:04
Jakarta: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengusulkan peningkatan dana partai politik (parpol) sekaligus sanksi. Peningkatan dana untuk menutup celah korupsi, sedangkan sanksi pada parpol dapat memberi efek jera.
 
"Itu jadi jalan keluar karena political funding itu di negara maju juga terjadi," kata Wakil Ketua Umum (Waketum) PPP Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 21 Oktober 2021.
 
Wakil Ketua MPR itu menyampaikan dana partai yang diberikan pemerintah saat ini sebesar Rp1.000 per suara. Ada wacana menaikkan dana partai pada periode sebelumnya. 
 
Baca: PPP Sebut Tak ada Parpol Minta Kader Korupsi

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sekarang kan rencana itu (menaikkan dana parpol) tinggal wacana," ungkap dia.
 
Dia menyebut penaikan dana partai itu sudah dikaji Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan (LIPI). Hasilnya, kedua lembaga itu mengusulkan perubahan besaran dana partai politik menjadi Rp 8.461 suara per suara.
 
Selain peningkatan dana partai, Indonesia perlu memberikan sanksi tegas atas keterlibatan di dalam praktik korupsi. Hukuman tak hanya diberikan kepada kader, tetapi pada partai.
 
Bentuk sanksi kepada partai bisa berupa tak boleh mengikuti kontestasi politik di daerah terkait. Baik itu tingkat legislatif maupun pemilihan kepala daerah.
 
"Tidak juga harus secara nasional kecuali yang melakukan (korupsi) di tingkat pusat," ujar dia.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif