Syafruddin saat dilantik menjadi Menpan RB oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (15/8/2018). MI/Ramdani
Syafruddin saat dilantik menjadi Menpan RB oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (15/8/2018). MI/Ramdani

Syafruddin Dianggap Pewaris Politik JK

Nasional jusuf kalla tokoh politik kemenpan-rb
Arga sumantri • 01 Januari 2019 18:49
Jakarta: Komjen Syafruddin dianggap tokoh pewaris politik Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Anggota Forum Dosen Aswar Hasan menganggap Syafruddin punya pemikiran sama dengan JK.
 
Aswar mengatakan Syafruddin punya segudang pengalaman. Sebelum didapuk menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Syafrudin mengemban jabatan orang nomor dua di Polri.
 
"Pembina olahraga berprestasi, pengurus dewan masjid, dan berbagai predikat lainnya," kata Aswar di Jakarta, Selasa, 1 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Syafruddin dan JK juga punya kedekatan. Mantan Wakapolri itu merupakan ajudan JK saat menjadi wakil presiden periode 2004-2009. Selama kurun waktu itu, Aswar menilai Syafruddin banyak belajar dari JK. Mulai gaya, tindakan, pikiran, tanggung jawab, dan cara mengatasi masalah.
 
"(Kemampuan) yang lama menjadi ciri khas Jusuf Kalla. Keduanya pernah menjadi tubuh dan bayangan. Di mana ada JK, di situ ada Syafruddin," ucap Aswar.
 
Saat JK tak lagi menjadi pejabat periode 2004-2009, Syafruddin juga masih dekat. Mantan Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan Polri (Kalemdikpol) itu tetap membantu JK di organisasi Dewan Masjid Indonesia (DMI) sebagai wakil ketua umum.
 
Syafruddin juga masih ada di sekitaran JK saat kembali terpilih sebagai Wakil Presiden mendampingi Presiden Joko Widodo periode 2014-2018. Kala itu, Syafruddin diangkat menjadi Wakapolri, sebelum akhirnya diangkat menjadi Menpan RB Agustus 2018.
 
"Sejauh itu, publik melihat begitu banyak kemiripan dalam diri JK dan Syafruddin," ujar Pengajar Komunikasi Politik Departemen Ilmu Komunikasi Fisip Universitas Hasanudin itu.
 
JK dan Syafruddin juga punya kemiripan dalam kiprahnya di bidang olahraga. Saat di Makassar, JK pernah menjadi pembina klub sepak bola elite di masanya, Makassar Utama. Saat ini, Syafruddin menjadi Ketua Dewan Pembina klub Persija Jakarta yang baru saja menjuarai Liga I Indonesia.
 
Syafruddin juga sukses memimpin kontingen Indonesia sebagai Chef de Mission dan menduduki peringkat empat Asian Games 2018. Ini merupakan sejarah baru dalam keikutsertaan Indonesia di pesta olahraga bangsa-bangsa Asia itu.
 
"JK dan Syafruddin juga senantiasa muncul dengan tangan dingin mewarnai lembaga atau bidang yang dikelolanya," jelas dia.
 
Semasa menjadi Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), JK moncer dikenal sebagai juru damai konflik Ambon dan Poso. Kantor Menko Kesra yang sebelumnya jauh dari sorotan publik, menjadi media darling.
 
Syafruddin serupa. Dalam hitungan bulan sebagai Menpan RB, Syafruddin mampu membawa kementerian yang sebelumnya senyap, jadi sorotan pemberitaan.
 
Syafruddin juga berani tegas saat pemerintah didesak mengangkat guru honorer sebagai pegawai negeri sipil (PNS) ketika momentum perekrutan aparatur sipil negara (ASN) besar-besaran. Syafruddin berkukuh semua harus mengikuti tes sesuai aturan berlaku.
 
Syafruddin pernah membeberkan data, jumlah PNS di Indonesia ada 4,35 juta. Sebanyak 1,1 juta PNS di antaranya berasal dari pegawai honorer. Dalam arti, 26 persen PNS Indonesia diangkat tanpa melalui seleksi.
 
Syafruddin tegas tak ingin membiarkan hal ini. "Kita mencari PNS dari talenta-talenta terbaik Indonesia. Bangsa ini harus berubah kalau ingin bisa bersaing dengan bangsa-bangsa lain,” kata Syafruddin beberapa waktu lalu.
 
Gaya Syafruddin ini, kata Aswar, juga mengingatkan pada JK yang begitu pandai merasionalkan sebuah peristiwa dengan angka dan data yang telak. Sampai sekarang, kata Aswar, Syafruddin masih mendampingi JK di berbagai kesempatan. Baik acara resmi atau di luar acara kenegaraan.
 
Terakhir, Syafruddin mendampingi JK ke Konferensi Tingkat Tinggi negara-negara G20 di Buenos Aires, Argentina, akhir November 2018. Tidak heran jika suatu ketika, Syafruddin pernah berseloroh: “Saya sudah menteri, tapi bersama Pak JK, saya masih tetap ajudan.”
 
Kelakar yang sama dan mengingatkan ucapan JK dulu kepada Jenderal M. Jusuf, pendahulunya.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif