Pemuda Muhammadiyah Jaga Netralitas di Pilpres
Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Sunanto. Foto: Ist
Jakarta: Pemuda Muhammadiyah memastikan tidak akan berpihak pada salah satu pasangan calon di Pilpres 2019. Kebijakan itu diambil untuk menjaga muruah Muhammadiyah yang tidak berpolitik praktis.
 
Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah terpilih Sunanto mengatakan, sesuai amanah Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir, semua kader harus menjaga khittah Persyarikatan Muhammadiyah, yaitu harus menjaga kedekatan yang sama dengan semua partai politik dan calon presiden.
 
Dia mengungkapkan, Muhammadiyah adalah gerakan islam, dakwah dan kultural. “Tidak boleh menyeretnya  (Muhammadiyah) kepada kepentingan politik pragmatis. Individu-Individu silakan, itu pilihan, tapi jangan bawa-bawa nama besar Muhammadiyah,” kata Sunanto dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 28 November 2018.

Baca: Kubu Jokowi Yakin Muhammadiyah Tetap Netral

Terkait Muktamar Pemuda Muhammadiyah, pria yang akrab disapa Cak Nanto mengaku tak mau mengorbankan proses yang panjang itu dengan gerakan dukung mendukung pasangan calon presiden.
 
“Selain menjaga khittah dan muruah Persyarikatan Muhammadiyah, kita perlu juga mengisi ruang politik dengan keadaban dan kebajikan. Jangan pernah berpangku tangan dan menunggu untuk berkemajuan,” ujarnya.
 
Cak Nanto mengaku akan memperkokoh gerakan Pemuda Muhammadiyah di bawah tenda besar tauhid, ilmu, dan amal. Bagi Cak Nanto, Pemuda Muhammadiyah akan terus bergerak memajukan bangsa.
 
“Kemajuan, dalam komitmen saya juga terletak pada kemajuan dan kesuksesan dalam berkepribadian,” katanya.
 
Sunanto sukses terpilih menjadi Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah dalam Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVII di Universitas Muhammadiyah, Yogyakarta, Rabu, 28 November 2018.
 
Cak Nanto dipilih karena merupakan kader otentik persyarikatan yang tumbuh dan berkembang dari proses pengaderan Muhammadiyah. Ia dibesarkan di Panti Asuhan Muhammadiyah (PAM) Sumenep.
 
Alumni Pondok Pesantren Sobron, Jawa Tengah, ini aktif bergiat di ortom; IPM, IMM, dan Pemuda Muhammadiyah. Sebelum terpilih menjadi ketua umum, Cak Nanto merupakan Ketua Hikmah dan Hubungan Antar Lembaga Pemuda Muhammadiyah.
 
Dikalangan aktivis demokrasi, Cak Nanto sangat tersohor karena kerap berdakwah di persyarikatan juga bekerja di dunia kepemiluan. Dia juga sudah 10 tahun berada di Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) dan hingga kini menjabat sebagai Koordinator Nasional JPPR.






(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id