NasDem Menilai Oposan Berpolitik Paranoid

Arga sumantri 26 April 2018 14:25 WIB
tenaga kerja asing
NasDem Menilai Oposan Berpolitik Paranoid
Sekjen Partai NasDem Johnny G. Plate/MI/Rommy Pujianto
Jakarta: Sekjen Partai NasDem Johnny G. Plate menilai partai oposisi (oposan) menerapkan politik paranoid. Model politik itu terutama diterapkan dalam polemik Nomor 20 Tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asing (TKA).

"Kami lihat ada kecenderungan, saya khususnya poros sebelah atau opisisi jangan berpolitik paranoid," tegas Plate di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 26 April 2018.

Plate menegaskan politik paranoid membawa efek buruk. Ia menyarankan oposan segera meninggalkan sistem politik tersebut demi kepentingan bangsa.


"Ini mau berjuang untuk siapa? Untuk kepepntingan sendiri atau rakyat? Kalau untuk kepentingan bangsa dan negara, tinggalkan paranoid politik," tegas anggota Komisi XI itu.

Plate menegaskan NasDem mendukung Perpres TKA. Perpres itu sejatinya mengatur perlindungan tenaga kerja dalam negeri dan asing yang dibutuhkan untuk mendorong investasi.

"Bagaimana investasi dipercepat prosesnya. Tidak ada hal baru, tapi mengatur kembali," ucap Plate.

Plate menilai kebijakan pemerintah soal tenaga kerja asing bertujuan membangun Indonesia. Kebijakan itu, kata dia, juga didasari semangat keberpihakan pada tenaga kerja dalam negeri, peningkatan investasi, dan mengangkat industrialisasi.

"Harus didukung sepenuhnya oleh stakeholder dan komponen atau unsur politik di dalam dan di luar pemerintahan," ucap dia.



(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id