Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Istimewa. Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Istimewa
Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Istimewa. Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Istimewa

Hadapi Penyebaran Omicron, Luhut: Tidak Perlu Takut, Terpenting Perkuat Prokes

Andhika Prasetyo • 03 Januari 2022 14:58
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat tidak takut yang berlebihan dalam menyikapi penyebaran Omicron di Tanah Air. Situasi akan tetap terjaga asalkan seluruh masyarakat bisa selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes), terutama menggunakan masker di ruang publik.
 
"Itu (disiplin prokes) diharuskan. Kita harus saling mengingatkan. Kita tetap rileks tapi disiplin," tegas Luhut usai mengikuti rapat terbatas terkait evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kantor Presiden, Jakarta, Senin, 3 Januari 2022.
 
Luhut mengatakan kedisiplinan juga wajib dilakukan dalam pelaksanaan karantina. Siapa saja yang baru masuk ke Indonesia harus mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal tersebut juga menjadi perhatian khusus Presiden Joko Widodo saat rapat berlangsung. Presiden memerintahkan agar tidak ada lagi dispensasi dalam melakukan karantina.
 
"Tadi Presiden mengingatkan, kalau terlalu banyak diskresi nanti akhirnya tidak disiplin. Kita melihat banyaknya kasus di dunia itu karena masalah ketidakdisiplinan. Disiplin adalah kuncinya," tegas Luhut.
 
Dalam mitigasi, jelas Luhut, pemerintah telah melakukan berbagai upaya guna mencegah terjadi penyebaran Omicron. Seluruh hal yang dibutuhkan, mulai dari rumah sakit, alat kesehatan, obat-obatan hingga dokter, telah disiapkan.
 
Vaksinasi covid-19 juga terus digencarkan agar masyarakat memiliki sistem imun yang lebih kuat. "Semua yang dibutuhkan sudah disiapkan. Kita sekarang jauh lebih siap ketimbang ketika menghadapi varian delta pada Juli tahun lalu," ucap dia.
 
Belum lagi, lanjut dia, pemerintah terus mengevaluasi berkala yang dilakukan setiap pekan. Dengan demikian, jika terjadi sesuatu, ada tindakan cepat yang bisa langsung dilakukan.
 
"Setiap Senin kita ada rapat terbatas untuk evaluasi. Tidak banyak negara melakukan ini. Hampir tidak ada negara di dunia yang seperti kita, yang telaten menangani ini secara terpadu terintegrasi holistik. Jadi wajar saja jika Indonesia menjadi rujukan bagi negara-negara lain," ucap Luhut.
 
Baca: Kasus Omicron Bertambah, Wagub DKI Imbau Warga Tetap di Rumah
 
Tidak hanya dari sisi kesehatan, penanganan yang baik dilakukan di sektor perekonomian.
Indonesia mempu keluar dari resesi dan mengalami pertumbuhan yang baik selama 2021.
 
"Kita lihat ekonomi kita mungkin jadi salah satu yang terbaik. Dalam keadaan pandemi, kita bisa mencatat nilai ekspor yang bagus. Kita betul-betul menghitung detail dan melakukan antisipasi menghadapi yang terburuk," ujar dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif