Jokowi: Bukan Zamannya BUMN Duduk Tenang
Presiden Jokowi. Foto: ANT/Ahmad Subaidi
Jakarta: Presiden Joko Widodo mewanti-wanti badan usaha milik negara (BUMN) bergerak cepat dalam merespons perkembangan zaman. BUMN diminta bisa beradaptasi dengan setiap perubahan imbas dari revolusi industri 4.0. 

"Bukan zamannya lagi BUMN bisa duduk tenang merasa nyaman. Perubahan bisa menggerus kalau enggak hati-hati merespons," kata Jokowi dalam peresmian kawasan The Telkom Hub, Jakarta Selatan, Kamis, 1 November 2018. 

Kepala Negara mengingatkan tiap perusahaan saat ini tak bisa lagi membanggakan aset-aset beratnya. Yang dinilai, kata dia, adalah brand value. Inovasi pun menjadi kunci.


"Kalau kita tidak berinovasi pilihannya dua: inovasi atau semakin ditinggal karena perubahan ini akan cepat sekali," jelas dia.

Menurut dia, BUMN tak bisa lagi kaku, terlalu birokratis dalam mengambil keputusan. Setiap ada peluang di depan mata, BUMN harus bisa harus berkreasi.

Di sisi lain, Jokowi menyoroti masih minimnya perusahaan rintisan (startup) di Indonesia. Per September 2018, startup di Indonesia baru 2.739. 

Kondisi ini, kata dia, terjadi karena publik masih fokus pada konsumsi, bukan produksi teknologi digital. Untuk itu, pemerintah bakal ikut berinovasi mendorong agar startup tumbuh subur di Tanah Air. 

"Kita punya roadmap e-commerce yang semuanya mulai dijalankan," jelas dia. 



(AZF)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id