Perda Agama tak Bisa Diberlakukan di Semua Daerah

M Sholahadhin Azhar 17 November 2018 10:27 WIB
partai solidaritas indonesia
Perda Agama tak Bisa Diberlakukan di Semua Daerah
Ilustrasi Perda - Medcom.id
Jakarta: Wakil Ketua Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) Syafiq Hasyim menilai pelaporan Eggy Sudjana atas penolakan PSI terhadap perda keagamaan salah kaprah. 

Syafiq mengatakan Indonesia adalah negara hukum yang menjadikan agama sebagai salah satu pertimbangan. "Agama bisa menjadi inspirasi sebuah hukum, namun bukan agamanya yang menjadi hukum," kata Syafiq saat dihubungi Medcom.id, Jumat, 16, November 2018.

Menurut dia pernyataan Ketua Umum PSI Grace Natalie atas penolakan itu dianggap sudah tepat. Sebab harus ada dasar keistimewaan daerah terlebih dahulu sebelum mengarah ke perda berbasis agama. Ia mencontohkan Nanggroe Aceh Darussalam dengan dasar syariah sebagai kesepakatan.


Namun jika perda semacam itu diberlakukan di daerah lain dinilia akan menimbulkan kerancuan. Sebab tidak semua daerah memiliki karakteristik penganut agama yang sama.

"Sudah benar apa yang dikatakan Grace. Agama memang tidak bisa dijadikan perda secara langsung," sebut Syafiq.

Ia bilang hal tersebut tidak bisa langsung masuk ke sistem hukum tanpa keistimewaan. Sebab kesepakatan secara nasional terkait mekanisme hukum di Indonesia bukan hukum agama.

Terkait laporan Eggy, menurut Syafiq hal itu tak bisa dilakukan secara serampangan. Apalagi dikaitkan dengan pasal penodaan agama. 

"Kalau semua hal dihantam dengan pasal penodaan agama itu namanya main-main saja," tandas Syafiq.



(SCI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id