Demokrat Yakin Angket Pelantikan Iriawan `Jalan`
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto--Medcom.id
Jakarta: Fraksi Partai Demokrat adalah salah satu fraksi yang menginisiasi pembentukan pansus angket atas pelantikan Komjen M.Iriawan sebagai Penanggung Jawab Gubernur Jawa Barat. Demokrat optimistis pansus angket ini bakal lolos dan disetujui DPR.

"Kita sudah koordinasi persyaratan hak angket itu diajukan oleh 20 anggota DPR lebih dari dua fraksi. Ini persyaratan ini sedang diikuti dan dalam waktu secepatnya akan disampaikan kepada pimpinan DPR," kata Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 21 Juni 2018.

Saat ini Demokrat tengah melakukan lobi politik dengan beberapa fraksi yang merasa keberatan dengan penunjukan Iriawan. Seperti PKS dan Gerindra.  Dia yakin banyak fraksi yang bakal bergabung menyetujui pembentukan pansus hak angket. 


Baca: Komjen Iriawan Resmi Menjabat Sebagai Pj Gubernur Jabar

Agus mengatakan, desakan pembentukan pansus hak angket ini atas usulan dari kader dan konstituen. Terutama di Jawa Barat yang melihat banyak kejanggalan atas penunjukan Iriawan.

"Dari pemikiran-pemikiran konstituen, kader seluruhnya itu kejanggalan-kejanggalan sangat kentara," ucap Agus.

Menurut Agus, angket lebih relevan ketimbang mengajukan hak interpelasi. Rekomendasi angket lebih tinggi ketimbang memberikan rekomendasi melalui hak interpelasi.  "Waktu ini sudah sangat mepet. Kalau kita laksanakan hanya dengan hak interpelasi nanti barangkali pelaksanaan bisa molor," ujarnya.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo telah melantik Sestama Lemhanas Komjen M Iriawan sebagai Penanggung Jawab Gubernur Jawa Barat. Sebelumnya, posisi Gubernur diisi Pelaksana Harian Sekda Jabar Iwa Karniwa.

Iriawan akan mengisi jabatan Kepala Daerah di Provinsi Jawa Barat Ahmad Heryawan memasuki akhir masa jabatan. Saat melantik, politikus PDI Perjuangan itu percaya Iriawan bisa menjalankan tugas sebagai Pj Gubernur.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id