Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Medcom.id/Theofilus Ifan
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Medcom.id/Theofilus Ifan

Penyelenggaraan Pilkada Saat Pandemi Tak Selalu Menguntungkan Petahana

Nasional Virus Korona Pemilu Serentak 2020
Anggi Tondi Martaon • 27 Mei 2020 22:42
Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membantah anggapan petahana diuntungkan jika pilkada diselenggarakan saat pandemi covid-19 masih berlangsung. Pandemi covid-19 dinilai membuat petahana memiliki banyak kelemahan yang bisa dimanfaatkan lawannya.
 
"Cukup banyak masalah kelemahan, bansos (bantusn sosial) tidak tepat, angka merah, itu jadi bahan jadi serangan," kata Tito dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 27 Mei 2020.
 
Tito menyebut polemik penanganan virus korona juga bisa menjadi senjata untuk para penantang petahana. Mereka bisa menawarkan berbagai solusi meraih simpati pemilih.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mereka (penantang) bisa keluarkan gagasan ide ditawarkan ke masyarakat," ungkap dia.
 
Baca: Pilkada 2020 Menguntungkan Petahana
 
Tito menilai pilkada akan berdampak baik terhadap penanganan virus korona bila tetap diselenggarakan pada Desember 2020. Karena kepala daerah menjadi termotivasi untuk memperbaiki kinerjanya.
 
"Agar tak dianggap tak mampu mengendalikan (virus korona)," ucap dia.
 
Tito berharap penyelenggaraan pilkada bisa membantu masyarakat dalam menghadapi dampak virus korona. Masyarakat diyakini bakal mendapatkan banyak bansos dari peserta pemilu.
 
"Kita masih ada waktu (persiapan), kemudian justru kita balik menjadi peluang untuk menekan covid-19 karena inkumben akan all out, dan bansos mungkin akan makin banyak dari pemerintah (petahana) maupun dari para penantang," ujar eks Kapolri itu.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif