Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Foto: MI/Ramdani
Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Foto: MI/Ramdani

Pidato Jokowi Soal SDM Dinilai Telah Melingkupi HAM

Nasional pelanggaran ham Kualitas SDM Pidato Kenegaraan 2019
Damar Iradat • 17 Agustus 2019 15:59
Jakarta: Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyebut pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo di Sidang Tahunan MPR tak menyinggung secara mendalam soal HAM karena dibatasi oleh waktu. Permasalahan HAM juga bukan fokus utama pemerintahan Jokowi dalam lima tahun ke depan.
 
Pramono menjelaskan pidato Jokowi kerangka besarnya terletak dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). Menurut dia, masalah HAM juga termasuk dalam kerangka besar tersebut.
 
"Pidato yang disampaikan adalah kerangka besar, dan yang utama dalam lima tahun ke depan. Beliau menekankan yang utama berkaitan dengan human resources atau human capital," kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu, 17 Agustus 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pramono mengakui penekanan pidato Jokowi memang tidak membahas persoalan HAM semata. Sebab, semua negara memiliki persoalan HAM.
 
"Jadi memang penekanan pidato Presiden kali ini adalah di sana, bukannya persoalan mengenai HAM. Karena praktis persoalan HAM, yang memang semua negara memiliki persoalan HAM, tapi tidak menjadi hal yang terutama pada saat ini," ujar dia.
 
Baca:Ukuran Keberhasilan yang Diingkari Jokowi
 
Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan pembangunan SDM harus menjadi fokus utama jika ingin menjadi negara maju. Sehingga, pidato Jokowi lebih menekankan mengenai pembangunan SDM.
 
"Kalau kita mau keluar dari negara menengah menjadi negara maju, maka persoalan human capital menjadi utama. Jadi pidato itu mengenai human capital," jelas Pramono.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif