Ketua DPR Setya Novanto. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay.
Ketua DPR Setya Novanto. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay.

Parlemen Dunia Bahas Pembangunan 2030 di Bali

Nasional parlemen
Antara, Fauzan Hilal • 06 September 2017 10:30
medcom.id, Bali: Parlemen dunia menggelar World Parliamentary Forum on Sustainable Development" atau Forum Parlemen Dunia untuk Pembangunan Berkelanjutan di Bali. Mereka membahas perencanaan peran parlemen di berbagai negara dalam menyukseskan agenda pembangunan 2030.
 
"Forum ini membahas perencanaan peran parlemen di berbagai negara dalam menyukseskan agenda pembangunan 2030 dengan tujuan mengakhiri kemiskinan, memerangi kesenjangan dan ketidakadilan, serta menghadapi perubahan iklim," kata Ketua DPR RI, Setya Novanto di Nusa Dua, Bali, Rabu 6 September 2017.
 
Baca: Pemerintah Sambut Baik Rencana Parlemen Eropa

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengatakan kegiatan tersebut merupakan forum parlemen tingkat dunia pertama yang secara khusus diselenggarakan untuk mendukung pencapaian Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030.
 
Sebanyak 47 parlemen dari berbagai negara yang berpartisipasi dalam forum ini, di antaranya Bhutan, Chile, Fiji, Ghana, India, Zimbabwe, Canada, Ecuador, Iran, Jordan, Meksiko, Portugal, Qatar, Korea Selatan, dan Turki.
 
19 Observer, antara lain ASEAN Inter Parliamentary Assembly (AIPA), UNDP, European Union, dan Migran Care. Dengan total partisipan sebanyak 285 orang.
 
Baca: Fadli Zon Berharap Semua Negara Hadir Pada Forum Parlemen Dunia di Bali
 
"Saya ingin forum ini mampu merumuskan dan mempromosikan pembangunan yang inklusif dan merata, sehinga tidak ada pihak yang ditinggalkan," kata Novanto dikutip dari Antara.
 
Novanto mengatakan, konflik maupun aksi kekerasan dan terorisme menjadi tantangan yang harus dihadapi, karena dapat membalikan kemajuan pembangunan yang telah dicapai oleh sebuah negara.
 
"Saya mendorong forum ini mewujudkan masyarakat dunia yang bebas dari ketakutan. Karena saya menyadari, pembangunan berkelanjutan tidak akan tercapai tanpa adanya perdamaian," ujarnya.
 

 

(FZN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif