Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)--MI/Ramdani
Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)--MI/Ramdani

SBY Harus Pecat Kader PD yang Walk Out

Renatha Swasty • 28 September 2014 17:20
medcom.id, Jakarta: Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diminta untuk memecat kader PD yang walk out saat sidang paripurna RUU Pilkada. Hal tersebut untuk melihat keseriusan atas pernyataan SBY, yang mengaku tidak mengetahui soal aksi walk out kader Demokrat di DPR.
 
"Kalau SBY mau serius, dia harus berani pecat anggota demokrat yang walk out, yang enggak walk out enggak usah. Biar terlihat dia serius kalau itu bukan perintah dia langsung," kata Tokoh lintas agama Benny Susetyo, dalam diakusi Gerakan Dekrit Rakyat Indonesia 'Menolak UU Pilkada Pengkhianat Demokrasi' di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (28/9/2014).
 
Pernyataan keras ini dikatakan Benny sebab, selama ini SBY selalu mengutarakan bakal mendukung pilkada langsung. Namun belakangan, sikap partai yang dipimpinnya justru berbelok dengan tidak memilih sama sekali dan memilih walk out.

Agar tidak lagi memproduksi kebohongan, SBY harus berani memecat anggotanya yang tidak sesuai dengan penyataan ingin mendukung pilkada langsung. Dengan begitu, rakyat bisa melihat permintaan walk out tak datang darinya. Sebab, beberapa anggota Demokrat menyebut, SBY mengetahui terkait walk out-nya kader Demokrat.
 
"Dia harusnya berikan contoh. Maka keseriusannya diuji, dia berani enggak pecat seluruh anggota demokrat yang walk out, kalau enggak berani ya sandiwara," tandasnya.
 
Sebelumnya diketahui Partai Demokrat memilih untuk walk out saat paripurna RUU Pilkada. Demokrat beralasan 10 syarat yang diusulkan tidak dapat terakomodir oleh tim Panja RUU Pilkada.
 
Wakil Ketua Partai Demokrat Max Sopachua mengungkapkan dengan jumlah anggota terbesar di DPR yakni 148 anggota dari 560 anggota DPR. Demokrat memiliki hak untuk meminta opsi ketiga yakni Pilkada langsung dengan 10 syarat yang harus diakomodir. "Tapi peraturan dan lain-lain yang diajukan partai lain menutupi jalan itu sehingga kita terpaksa walk out," ujar Max.
 
Aksi walk out Fraksi Demokrat ternyata mengecewakan SBY. Jubir PD Ruhut Sitompul mengaku kaget mengetahui hal tersebut. "Kalau SBY kecewa, itu aku enggak tahu," ujar Ruhut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat 26 September lalu.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>