Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti--MI/Adam Dwi
Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti--MI/Adam Dwi

Penetapan UU Pilkada Adalah Kekalahan Rakyat Indonesia

Renatha Swasty • 28 September 2014 14:51
medcom.id, Jakarta: Pilkada melalui DPRD, yang diputuskan oleh DPR dinilai adalah kekalahan rakyat. Kekalahan tersebut adalah kekalahan 80 persen rakyat Indonesia oleh Koalisi Merah Putih (KMP).
 
"Kemarin itu kekalahan rakyat Indonesia terhadap sekelompok koalisi merah putih. Sebetulnya Koalisi Merah Putih tidak sedang melawan Indonesia Hebat tetapi melawan kehendak rakyat Indonesia," kata Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti dalam konfrensi pers Gerakan Dekrit Rakyat Indonesia 'Menolak UU Pilkada produk Penghianat Demokrasi (PD)' di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (28/9/2014).
 
Dikatakan Ray, pertarungan voting dalam paripurna sesungguhnya bukan pertarungan antara Koalisi Merah Putih dengan koalisi pendukung Jokowi-JK. Tetapi pertarungan KMP dengan rakyat Indonesia. Setelah diputuskan bakal diadakan pilkada tidak langsung, sesungguhnya di situ lah kekalahan rakyat.

"Amin Rais lupa pernah punya cita-cita mendirikan Negara Federal Indonesia, kemudian dia sujud sukur karena pilkada tidak langsung. Miris kita mendengarnya. Hei pak Prabowo pak Amin yang anda kalahkan itu bukan Jokowi, Megawati, Muhaimin Iskandar, yang anda kalahkan itu hampir 80 persen rakyat Indonesia yang menginginkan Pilkada Langsung," tukasnya.
 
Sebelumnya Rapat paripurna pengesahan RUU Pilkada diputuskan melalui voting. Hasil pemungutan suara yang dilakukan, sebanyak 135 anggota dewan memutuskan untuk memilih opsi pertama Pilkada secara langsung. Sedangkan, 226 anggota menggunakan hak pilihnya untuk memilih opsi kedua lewat pemilihan DPRD. Total sebanyak 361 orang menggunakan hak pilih mereka dalam sidang paripurna.
 
Adapun rincian perolehan suara per fraksi untuk opsi kedua pilkada lewat DPRD, yaitu 55 anggota dari Fraksi PKS, 44 anggota dari Fraksi PAN, 32 anggota dari Fraksi PPP 32, 22 anggota dari Fraksi Gerindra, dan dari Partai Golkar ada 73 dari Frkasi Golkar
 
Sedangkan untuk pemilihan kepala daerah secara langsung. Golkar yang merupakan partai pengusung koalisi merah putih menyumbang 11 suara, 88 anggota dari PDI Perjuangan, 20 anggota dari PKB, 10 anggita dari PKB, dan 6 orang anggota fraksi Partai Demokrat yang tidak ikut walkout memberikan suara mereka untuk mendukung pilkada langsung. Enam orang itu diantaranya, Harry Witjaksono, Ignatius Mulyono, Gede Pasek Suardika, Edy Sadeli, Hayono Isman, dan Lim Sui Khiang.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>