medcom.id, Jakarta: Musyawarah Nasional (Munas) IX Bali memutuskan Partai Golkar menolak Perppu Pilkada Langsung. Keputusan ini dinilai justru akan membuat Golkar ditinggal pemilih.
Hal ini disamapaikan oleh Ketua Penyelenggara Munas Jakarta Yorrys Raweyai dalam pidato pembukaan munas.
"Munas Bali, mereka menolak Perpu Pilkada. Bayangkan siapa yang akan pilih Golkar 2019 nanti?" ujar Yorrys dalam pidatonya pada Munas Jakarta, di Hotel Mercure Hotel, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (6/12/2014).
Menurut dia, sikap penolakan Perppu tersebut dapat membuat publik kecewa terhadap Partai Golkar. Pasalnya, mayoritas publik menginginkan Pilkada Langsung.
Untuk itu, dalam Munas Jakarta yang dilaksanakan oleh Presidium Penyelamat Partai Golkar ini. Yorrys menegaskan akan menggiring konstituen Golkar untuk mendukung Perppu.
Ia juga berkeyakinan bahwa Partai Golkar akan berhasil dalam Pemilu 2019 jika dipimpin oleh salah satu dari tiga calon ketua umum Golkar, yakni Agung Laksono, Priyo Budi Santoso, dan Agus Gumiwang Kartasasmita.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan