Presiden Jokowi saat meresmikan jalan tol Semarang-Solo seksi III ruas Bawen-Salatiga.  Foto: Biro Komunikasi Publik, Kementerian PUPR.
Presiden Jokowi saat meresmikan jalan tol Semarang-Solo seksi III ruas Bawen-Salatiga. Foto: Biro Komunikasi Publik, Kementerian PUPR.

Kunci Sukses Jokowi Bangun Jalan Tol

Lis Pratiwi • 26 September 2017 10:17
medcom.id, Jakarta: Tiga tahun lalu, Presiden Joko Widodo berdiskusi dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono terkait kondisi jalan tol di Indonesia. Menurut Basuki, jalan tol di seluruh Indonesia saat itu hanya 780 kilometer.
 
Jokowi pun bergerak cepat, ia langsung berdiskusi dengan jajaran terkait mengenai target lima tahun ke depan. Berbagai kementerian seperti Kementerian PUPR dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dipanggil merumuskan wacana ini.
 
Baca: Era Jokowi Paling Banyak Bangun Jalan Tol 
 
"Saya ingat saat itu tiga tahun yang lalu saya sampaikan, saya hitung lima tahun target kita sementara 1.200 kilometer. Itu lima tahun ya,” kata Jokowi usai meresmikan Jalan Tol Bawen-Salatiga di Jawa Tengah.
 
Target tersebut bukan tanpa alasan, karena Presiden telah menelusuri penyebab lambatnya pembangunan jalan tol selama ini, yakni pembebasan lahan.
 
“Sekarang kunci itu sudah kita lihat. Kuncinya sudah ketemu. Kalau konstruksi, ternyata kita tidak kalah, asal tanahnya sudah bebas,” ujar Jokowi.

Baca: Presiden akan Resmikan Tol Bawen-Salatiga
 
Tiga tahun berselang, berbagai jalan tol baru diresmikan Jokowi, termasuk jalan tol Semarang-Solo seksi III ruas Bawen-Salatiga sepanjang 17,6 kilometer. Peresmian ini menambah daftar panjang jalan tol yang telah berhasil dibangun pemerintah.
 
Dalam sambutannya, Jokowi mengapresiasi pihak-pihak terkait mewujudkan proyek infrastruktur tersebut, termasuk Kementerian PUPR, Kementerian BUMN, dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang dalam mendukung pembebasan lahan.
 
"Saya harap, kerja sama serupa akan terus dilanjutkan di proyek-proyek infrastruktur lainnya," ucap Jokowi.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>